1- إِعْلَمْ أَنَّ النَّبِيَّ صَليَّ اللَّهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَ سَلَّمَ، لَهُ حَقٌّ عَظِيْمٌ عَلَيْكَ وَ حَقُّهُ أَعْظَمُ الْحُقُوْقِ بَعْدَ حَقِّ اللَّهِ تَعَالَي، وَالْأَدَبُ مَعَهُ آكَدُ اْلآدَابِ وَأَوْجَبُهَا فَهُوَالَّذِي أَتَي بِدِيْنِ الْإِسْلَامِ، بِوَاسِطَتِهِ عَرَفْتَ رَبَّكَ، وَفَرَّقْتَ بَيْنَ الْحَرَامِ، وَإِنَّكَ لَا تَقْدِرُأَنْ تَجْزِيَهُ أَبَدًا، فَيَجِبُ عَلَيْكَ أَنْ تُحِبَّهُ غَايَةَالْمَحَبَّةِ، وَفِي الْحَدِيْثِ :
«لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّي أَكُوْنَ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِنْ وَلَدِهِ وَوَالِدِهِ وَالنَّاسِ أَجْمَعِيْنَ»
1. Ketahuilah bahwasanya Nabi Muhammad S.A.W mempunyai hak yang besar atas diri kita, dan haknya adalah hak yang paling besar di antara hak hak yang lain setelah Allah swt, dan adab kepada nya adalah yang paling harus dan yang paling wajib, dialah yang membawa agama islam , dengan perantara dirinya kalian mengenal tuhan kalian dan kau bisa membedakan antara halal dan haram dan dia tidak akan mampu untuk membalasnya selama lamanya, maka wajib atas kamu untuk mencintainya sebesar besarnya dan di dalam hadist : tidaklah kalian beriman sampai aku menjadi yang paling di cintai dari pada anaknya, orang tuanya, dan seluruh manusia.
2- وَإِنَّ عَلَامَتَ مَحَبَّتِكَ لِرَبِّكَ أَنْ تُحِبَّ نَبِيَّكَ، وَتَتَّبِعَهُ فِي سِيْرَتِهِ، كَمَا قَالَ تَعَالَي : (قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّوْنَ اللَّهَ فَاتَّبِعُوْنِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ)
وَتُحِبَّ أَيْضًا أَهْلَ بَيْتِهِ وَأَصْحَابِهِ وَجَمِيْعَ أُمَّتِهِ، وَ فِي الْحَدِيْثِ :
«أَحِبُّوااللَّهَ لِمَا يَغْذُوْكُمْ بِهِ مِنْ نِعَمِهِ، وَاَحِبُّوْنِي لِحُبِّ اللَّهِ، وَاَحِبُّوْااَهْلَ بَيْتِي لِحُبِّي». وَفِي الْحَدِيْثِ اْلآخَرِ : احْفَظُوْنِي فِي أَصْحَابِي، لَاتَتَّخِذُوْهُمْ غَرَضًا مِنْ بَعْدِي، فَمَنْ أَحَبَّهُمْ فَبِحُبِّي أَحَبَّهُمْ، وَمَنْ أَبْغَضَهُمْ فَبِبُغْضِي أَبْغَضَهُمْ». وَ فِي الْحَدِيْثِ الْآخَرِ : «لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّي يُحِبَّ لِأَخِيْهَ مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ»
2. Dan sesungguhnya tanda cintaimu kepada tuhanmu adalah mencintai nabi mu dan mengikutinya dalam sejarah hidupnya.
sebagaimana allah berfirman : ( “katakanlah muhammad kepada mereka jika kalian ingin mencintai allah maka ikutilah aku maka allah akan mencintai kalian” )
dan engkau juga harus mencintai keluarganya sahabat sahabatnya dan seluruh umat nya.. dan di dalam hadist: “cintailah allah karena apa apa yang allah berikan dari nikmat nya, dan cintailah aku karna allah, dan cintailah keluarga ku karena aku”.. dan di dalam hadist : jagalah aku di dalam sahabat sahabat ku, janganlah menjadikan mereka bahan omongan sesudah kematianku, maka barang siapa yang mencintai mereka maka aku mencintai mereka, dan barang siapa yang benci dengan mereka maka aku benci dengan mereka… dan di dalam hadist : tidaklah beriman dari salah seorang kalian sampai dia mencintai untuk saudara nya apa yang dia cinta untuk diri nya.
3- وَأَنْ تُطِيْعَهُ فِي جَمِيْعِ أَوَامِرِهُ،كَمَا قَالَ تَعَالَي:
(مَنْ يُطِعِ الرَّسُوْلَ فَقَدْ أَطَاعَ اللَّهَ)(وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُوْلُ فَخُذُوْهُ وَ مَانَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوْا). وَمِنْ طَاعَتِهِ : أَنْ تَنْصُرَدِيْنَهُ بِقَوْلِكَ وَفِعْلِكَ، وَ تُدَافِعَ عَنْ شَرِيْعَتِهِ بِكُلِّ اسْتِطَاعَتِكَ، وَأَنْ تُصَلِّيَ عَلَيْهِ كَمَاأَمَرَكَ اللَّهُ بِقَوْلِهِ:
إِنَّ اللَّهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَليَ النَّبِيِّ يَآأَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا) وَخُصُوْصًا لَيْلَةَ الْجُمْعَةِ وَيَوْمَهَا، كَمَا فِي الْحَدِيْثِ: «أَكْثِرُوْامِنَ الصَّلَاةِ عَلَيَّ فِي يَوْمِ الْجُمْعَةِ وَلَيْلَةِ الْجُمْعَةِ، فَمَنْ فَعَلَ ذَلِكَ كُنْتُ لَهُ شَهِيْدًا وَشَافِعًا يَوْمَ الْقِيَامَةِ»
3. Dan engkau mentaati nabi di setiap perintah nya. sebagaimana allah berfirman : (” barang siapa yang taat kepada rasul maka dia taat kepada allah” ) ( “dan apa apa yang datang dari rasul maka ambilah, dan apa yang dilarang rasul maka jauhilah” ) dan sebagian dari taat nya menolong agama dengan perkataanmu atau perbuatanmu. dan membela syariat-syariat nya dengan segala kemampuanmu dan bersholawat kepadanya sebagaimana perintah Allah swt melalui firmanNya : ( “sesungguh nya allah dan malaikat itu bersholawat kepada nabi, wahai orang orang beriman bersholawatlah kepadanya dan ucapkanlah salam” ). dan khususnya di amalkan pada malam jum’at dan hari jum’at dan di dalam hadist : ( perbanyaklah sholawat kepada ku di hari jum’at dan malam jum’at dan barang siapa yang mengamalkan itu aku akan menjadi sebagai seorang saksi dan memberikan syafaat baginya di hari kiamat.
============================================








