• Backup Home
  • Home 2
  • Privacy Policy
  • Qasidah dan Shalawat Page
  • Rawi Simthud Duror dan Terjemah
  • Tentang Kami
  • Terms and Conditions
  • Home
Kitab Kuning Digital
No Result
View All Result
Saturday, July 18, 2026
  • Home
  • Kajian Kitab
    • Hikmatut Tasyrif wa Falsafatuhu
    • Tafsir Mimpi Ibnu Sirin
    • Safiinatun Najaah
    • Taklim Muta`allim
  • Qasidah
  • PDF Kitab Kuning
  • Khutbah
  • Manakib
  • Shalat
  • Apps
  • Artikel
  • Tentang Kami
  • Home
  • Kajian Kitab
    • Hikmatut Tasyrif wa Falsafatuhu
    • Tafsir Mimpi Ibnu Sirin
    • Safiinatun Najaah
    • Taklim Muta`allim
  • Qasidah
  • PDF Kitab Kuning
  • Khutbah
  • Manakib
  • Shalat
  • Apps
  • Artikel
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
Kitab Kuning Digital
No Result
View All Result
  • PDF
  • Qasidah
  • Doa-doa
  • Kajian Kitab
  • Tuntunan Ibadah
  • Apps
  • Artikel
  • Infografis
  • Khutbah
  • Manakib
  • Tanya Jawab Keislaman
  • Tentang Kami

Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin Jilid 2

Kitab Kuning Digital by Kitab Kuning Digital
2025-08-24
in Kajian Kitab, Terjemah Kitab
Reading Time: 47 mins read
A A
0
160
SHARES
799
VIEWS
FacebookTwitterWhatsappTelegramLine
Jump to section

20. 20. Apa yang wajib atasmu terhadap sahabat-sahabatmu?

  • 1. 1. Akhlak
  • 2. 2. Kewajiban seorang anak kepada Tuhannya yang maha tinggi
  • 3. 3. Murid yang dicintai
  • 4. 4. Kewajiban Seorang Anak Kepada Nabinya
  • 5. 5. Contoh akhlak nabi saw (1 )
  • 6. 6. Contoh akhlak nabi saw 2
  • 7. 7. Kecintaan kepada orang tua.
  • 8. 8: Apa kewajibanmu terhadap orang tuamu?
  • 9. 9. Kisah-kisah nyata
  • 10. 10. Apa yang mewajibkan atasmu kepada saudara2 laki laki mu dan saudara saudara perempuan mu?
  • 11. 11. Persatuan melahirkan kekuatan.
  • 12. 12. Apa Kewajiban Kamu Terhadap Kerabatmu
  • 13. 13. Abu Tholhah Al-anshori dan kerabat-kerabatnya
  • 14. 14. Apa kewajibanmu terhadap pelayanmu?
  • 15. 15. Seperti inilah sikap toleran terhadap pembantu.
  • 16. 16 Apa kewajibanmu terhadap tetanggamu
  • 17. 17 . Kisah-kisah nyata
  • 18. 18. Apa kewajibanmu terhadap gurumu?
  • 19. 19. kisah-kisah nyata
  • 20. 20. Apa yang wajib atasmu terhadap sahabat-sahabatmu?

يَجِبُ عَلَيْكَ أَنْ تُرَاعِىَ آدَابَ الصُّحْبَةِ : نَحْوَ التَّلَامِيْذِ الَّذِيْنَ تَتَعَلَّمُ مَعَهُمْ ، فِى مَدْرَسَةٍ وَاحِدَةٍ، وَلَا سِيَّمَا تَلَامِيْذُ فَصْلِكَ، لِأَنَّ رَابِطَةَ التَّعْلِيْمِ، جَمَعَتْ بَيْنَكَ وَبَيْنَهُمْ، فَلَهُمْ حُقُوْقٌ زَائِدَةٌ عَلَى حُقُوْقِ غَيْرِهِمْ، مِنْ سَائِرِ أَصْدِقَائِكَ، فَاعْمَلْ بِالْآدَابِ الْآتِيَةِ :

Wajib atasmu menjaga adab-adab persahabatan : kepada murid-murid yang engkau belajar bersama mereka, didalam sekolah yang sama, terlebih lagi murid-murid disatu kelas denganmu, karena ikatan pelajaran, mengumpulkan antara dirimu dan mereka, maka mereka memiliki hak yang lebih atas hak selain mereka dari semua teman-temanmu, maka lakukanlah adab-adab berikut :

1- أَنْ تَحْتَرِمَ كِبَارَهُمْ، وَتَرْحَمَ صِغَارَهُمْ، وَتَتَعَاوَنَ مَعَهُمْ عَلَى حِفْظِ النِّظَامِ وَالْهُدُوْءِ وَقْتَ التَّعْلِيْمِ، أَوْ فِى الْإِسْتِرَاحَةِ، وَعَلَى إِرْضَاءِ الْأَسَاتِذَةِ بِكُلِّ اسْتِطَاعَةٍ، وَذَلِكَ بِتَأْدِيَةِ الْوَاجِبَاتِ مِنْ حِفْظِ الدُّرُوْسِ، وَالْإِجْتِهَادِ فِى طَلَبِ الْعِلْمِ، وَإِحْضَارِ الْكُتُبِ وَالدَّفَاتِرِ، وَجَمِيْعِ أَدَاوَاتِ التَّعْلِيْمِ، وَالْمُحَافَظَةِ عَلَى سَلَامَتِهَا مِنَ التَّغَيُّرِ، وَنَظَا فَتِهَا عَنِ الْأَوْسَاخِ، وَالْمُوَاظِبَةِ عَلَى الْحُضُوْرِ يَوْمِيًّا إِلَى الْمَدْرَسَةِ، قَبْلَ مِيْعَادِ التَّعْلِيْمِ، وَأَنْ تَقُوْمَ أَنْتَ أَوْ أَحَدُ زُمَلَائِكَ مَقَامَ مَنْ غَابَ مِنَ الْأَسَاتِذَةِ إِذَاكَانَ ذَلِكَ فِى الْإِمْكَانِ، لِئَلَّا يَتَعَطَّلَ الدَّرْسُ، وَتَحْصُلَ الْفَوْضَى فِى الْقِسْمِ، وَطَبْعًا إِنَّ أُسْتَاذَكَ يَفْرَحُ جِدًّا بِمُحَافَظَتِكَ عَلَى النِّظَامِ.

1. Hendaklah engkau menghormati yang besar dari mereka, dan menyayangi yang kecil dari mereka, dan engkau saling membantu bersama mereka dalam menjaga kedisiplinan serta menjaga kenyamanan diwaktu belajar atau pada waktu istirahat, dan untuk membuat senang para guru-guru dengan segala kemampuan, dan melaksanakan kewajiban-kewajiban dari menghafal pelajaran dan bersungguh-sungguh didalam mencari ilmu, dan membawa buku-buku dan buku tulis dan seluruh perlengkapan belajar, dan menjaga hal-hal tersebut tetap aman dari kerusakan, dan menjaga kebersihannya dari kotoran-kotoran, dan menjaga rutinitas untuk hadir setiap hari ke sekolah, sebelum masuk waktu belajar, dan agar engkau atau seorang dari sahabat-sahabatmu berdiri menempati posisi yang tidak hadir dari guru-guru apabila hal itumemungkinkan agar pelajarannya tidak terhenti, dan juga agar engkau tak mendapatkan kerancuan pada waktu tersebut, tentu saja sesungguhnya guru-gurumu bahagaia sekali dengan penjagaanmu atas kedisiplinanmu

2- وَمِنَ الْآدَابِ أَيْضًا : أَنْ تُحِبُّ لِزُمَلَائِكَ مِنَ الْخَيْرِ، مِثْلَ مَا تُحِبُّهُ لِنَفْسِكَ، كَمَا فِى الْحَدِيْثِ :«لَا يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى يُحِبُّ لِأَخِيْهِ، مَا يُحِبُّ لِنَفْسِهِ»

وَأَنْ تَتَسَامَحَ مَعَهُمْ فِى جَمِيْعِ الْأُمُوْرِ، وَتُعَا مِلَهُمْ بِاللُّطْفِ وَالْاِبْتِسَامِ،وَتُسَاعِدَهُمْ عَلَى حُصُوْلِ حَاجَتِهِمْ، وَتَحْتَرِزَ مِنْ دَوَاعِى النِّزَاعِ وَالْبُغْضِ: فَلَا تبْخَلَ عَلَيْهِمْ إِذَا اسْتَعَارُوا مِنْكَ شَيْئًا، وَلَا تَتَكَبَّرَ عَلَيْهِمْ، أَوْ تَحْسُدَهُمْ، أَوْتَكْذِبَ عَلَيْهِمْ، أَوْتَنُمَّ بَيْنَهُمْ، وَلَاتُضَايِقَهُمْ فِى أَمَاكِنِهِمْ، أَوْ تُتْلِفَ شَيْئًا مِنْ أَدَاوَاتِهِمْ، أَوْتَخْبَأَ بَعْضَهَا، أَوْتُسِيْءَ الظَّنَّ بِهِمْ، أَوْ تَجَادِلَهُمْ مُجَادِلَةً خَارِجَةً عَنِ الْأَدَبِ، أَوْتُمَازِحَهُمْ كَثِيْرًا، أَوْفِى غَيْرِوَقْتِ الْمِزَاحِ، فَإِنَّ ذَلِكَ سَبَبٌ لِلْخِصَامِ وَالْحِقْدِ.

2. Dan dari adab-adab juga: bahwa engkau mencintai kebaikan bagi teman-temanmu, seperti apa yang engkau cintai untuk dirimu, sebagaimana didalam hadist : ( tidaklah seorang dari kalian beriman sehingga iya mencintai bagi saudaranya, apa-apa yang iya cintai bagi dirinya ).

Dan engkau bersikap toleransi bersama mereka didalam setiap perkara, dan memperlakukan dengan lemah lembut dan senyuman, dan engkau membantu mereka untuk mendapatkan keinginan mereka, dan engkau berhati-hati dari penyebab-penyebab perdebatan dan kebencian: maka janganlah engkau pelit kepada mereka apabila mereka meminjam sesuatu darimu, dan jaganlah sombong kepada mereka atau dengki kepada mereka atau berbohong kepada mereka atau mengadu domba diantara mereka

Dan janganlah mengganggu tempat-tempat mereka atau merusak sesuatu dari perlengkapan mereka atau menyembunyikan sebagian dari perlengkapan mereka atau berprasangka buruk kepada mereka

Atau berdebat kepada mereka dengan perdebatan yang keluar dari adab, atau engkau bercanda kepada mereka secara berlebihan diluar waktu bercanda, maka sesungguhnya itu merupakan sebab terjadi permusuhan dan kebencian.

3- وَأَنْ تَدْعُوَ لَهُمْ فِى غَيْبَتِهِمْ وَفِى الْحَدِيْثِ : «دَعْوَةُ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ لِأَخِيْهِ بَظَهْرِ الْغَيْبِ مَسْتَجَابَةٌ، عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مٌوَكَّلٌ، كُلَّمَا دَعَالِأَخِيْهِ بِخَيْرٍ، قَالَ الْمَلَكُ الْمُوَكَّلُ بِهِ آمِيْنَ، وَلَكَ بِمِثْلٍ».

وَأَنْ تَقْبَلَ عُذْرَهُمْ، إِذَااعْتَذَرُوْا إِلَيْكَ فِى خَطَئِهِمْ، وَأَنْ تُصْلِحَ بَيْنَهُمْ، إِذَا حَصَلَ مِنْهُمْ شَيْءٌ مِنَ الْخِلَافِ، قَالَ تَعَالَى (إِنَّمَا الْمُؤْمِنُوْنَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوْا بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ)

وَأَنْ تُسَابِقَ زُمَلَاءَكَ،إِلَى حِفْظِ الدُّرُوْسِ، وَفَهْمِ الْمَسَائِلِ عَمَلًا بِقَوْلِهِ تَعَالَى : (وَفِى ذَلِكَ فَلْيَتَنَافَسِ الْمُنَتَافِسُوْنَ)

وَأَنْ تُسَاعِدَ الضُّعَفَاءَ مِنْهُمْ عَلَى التَّعَلُّمِ، وَلَا تَفْخَرَ عَلَيْهِمْ بِحِفْظِ الدُّرُوْسِ، وَسُرْعَةِ الْفَهْمِ، وَأَنْ تَجْعَلَ بَيْنَكَ وَبَيْنَهُمْ مُبَاحَثَةً عِلْمِيَّةً وَقْتَ الْفَرَاغِ، فَإِنَّ ذَلِكَ كُلَّهُ مِمَّا يَفْرَحُ قَلْبَ أُسْتَاذِكَ.

وَمِنَ الْآدَابِ أَيْضًا إِذَا اَشْكَلَتْ عَلَى أَحَدِ زُمَلَائِكَ مَسْأَلَةً، فَسَأَلَ الْأُسْتَاذَ عَنْهَا : أَنْ لَا تَغْضَبَ عَلَيْهِ، أَوْتَسْتَهْزِئَ بِهِ، وَلَكِنْ تَسْتَمِعَ إِلَى جَوَابِ الْأُسْتَاذِ، لِتَزْدَادَ فَهْمًا فِى الْمَسْأَلَةِ، وَيَفْرَحَ مِنْكَ زَمِيْلُكَ.

3. Dan engkau mendoakan mereka disaat ketidakhadiran mereka dan didalam hadist : ( do’a seorang muslim terhadap saudaranya di saat ia taka da itu dikabulkan, disisi kepalanya itu ada malaikat muwakkal, setiap kali ia mendoakan kebaikan bagi saudarany maka malikat muwakkal berkata kepadanya AAMIIN, dan untukmu seperti itu juga ).

Dan engkau menerima alasan mereka apabila mereka meminta maaf kepadamu atas kesalahan mereka dan engkau mendamaikan mereka apabila terjadi sesuatu pertengkaran diantara mereka, ALLAH ta’ala berfirman : ( sesungguhnya orang-orang mu’min itu bersaudara maka damaikanlah diantara saudara-saudaramu ).

Dan engkau berlomba dengan sahabat-sahabatmu didalam menghafal pelajaran dan memahami berbagai macam permasalahan sebagai bentuk pengamalan dari firman ALLAH ta’ala : ( dan didalam hal tersebut ( kebaikan ) maka hendaklah berkompetisi dengan orang-orang yang berkompetisi ).

Dan engkau membantu yang lemah dari mereka dalam pelajaran, dan janganlah engkau membanggakan diri dihadapan mereka dengan hafalan pelajaran dan kecepatan pemahaman, dan engkau mengadakan antara dirimu dan mereka sebuah pembahasan ‘ilmiah diwaktu kosong, karena sesunggunya itu semua adalah hal-hal yang membuat bahagia hati guru-gurumu.

Dan dari adab- adab juga apabila ada sebuah masalah yang tak difahami oleh seorang dari sahabat-sahabatmu, lalu ia bertanya kepada guru tentang masalah tersebut : maka janganlah engkau marah padanya atau engkau merendahkannya akan tetapi dengarkanlah jawaban guru, supaya engkau menambah pemahaman didalam permasalahan itu, dan sahabatmu senang kepadamu.

4- إِذَا قُمْتُ بِهَذِهِ الْآدَابِ نَحُوَ زُمَلَائِكَ، فَلَارَيْبَ أَنَّهُمْ يَحْتَرِمُوْنَكَ وَيُحِبُّوْنَكَ، وَيَسْعَوْنَ فِى نُصْرَتِكَ، وَدَفْعِ الضَّرَرِ عَنْكَ، وَيَعْتَبِرُوْنَكَ عَلَى الْحَقِيْقَةِ، زَمِيْلًا وَفِيًّا لَهُمْ، يَأْنَسُوْنَ بِصُحْبَتِكَ، وَتَأْنَسُ بِصُحْبَتِهِمْ، وَبِالْعَكْسِ إِذَاتَرَكْتَ هَذِهِ الْآدَابَ، فَإِنَّهُمْ يَصِيْرُوْنَكَ أَعْدَاءَكَ، وَىَكْرَهُوْنَ لِقَاءَكَ، فَتُصْبِحُ بَيْنَهُمْ وَحِيْدًا مُسْتَوْحِشًا، كَطَيْرٍ مَكْسُوْرِالْجَنَاحِ.

4. Apabila engkau berdiri dengan adab-adab ini kepada sahabat-sahabatmu,maka tidak ada keraguan bahwasannya mereka akan menghormatimu dan mencintaimu dan mereka akan berusaha didalam menolongmu dan mencegah keburukan darimu dan menganggapmu secara nyata sebagai temen yang setia bagi mereka, mereka merasa nyaman bersahabat denganmu dan engkau merasa nyaman bersahabat dengan mereka dan sebaliknya apabila engkau meninggalkan adab-adab ini, maka sesungguhnya mereka akan menjadi musuh-musuhmu, dan mereka benci bertemu dengamu، maka engkau menjadi seseorang yang sendirian dan terasingi diantara mereka seperti burung yang patah sayapnya.

5- وَعَلَيْكَ أَيُّهَا التِّلْمِيْذُ الْأَدِيْبُ : إِذَاوَجَدْتَ بَيْنَ زُمَلَائِكَ تِلْمِيْذًا شِرِّيْرًا، مُعَانِدًا لِأَسَاتِذَتِهِ، وَلَا يَقُوْمُ بِوَاجِبَاتِهِ، أَنْ تَبْتَعِدَ عنْ صُحْبَتِهِ، كَيْلَا يَسْرِى إِلَيْكَ شَيْءٌ مِنْ طِبَاعِهِ الْخَبِيْثَةِ، فَقَدْ صَدَقَ الشَّاعِرُ حَيْثُ يَقُوْلُ :

إِنَّ الطِّبَاعَ تَسْرِقُ الطِّبَاعَا

وَكُلُّ مَنْ صَاحَبَ خَبِيْثًا ضَاعَا

5. Dan hendaklah engkau wahai murid yang beradab : apabila engkau mendapatkan murid yang jahat diantara teman-temanmu, murid yang melawan guru-gurunya dan tidak menjalankan kewajiban-kewajibannya, agar engkauh menjauh dari berteman dengannya agar tidak menular sedikit dari tabiatnya yang buruk, maka benarlah seorang penyair ketika ia berkata :

Seseungguhnya sebuah tabiat bisa mencuri tabiat dan setiap orang yang bersahabat dengan keburukan maka ia akan hilang ( dalam keburukan tersebut ).

6- إِذَا انْفَصَلَتْ عَنِ الْمَدْرَسَةِ، فَمِنْ حُقُوْقِ الزَّمَالَةِ : أَنْ لَا تَنْسَى زُمَلَاءَكَ، بَلْ تَحْفَظَ لَهُمْ عُهُوْدَ الصُّحْبَةِ، وَأَيَّامَ التَّلْمَذَةِ وَتَخُصَّهُمْ مِنْ بَيْنِ أَصْحَابِكَ الْآخَرِيْنَ، بِمَزِيْدِ الْإِكْرَامِ وَالْإِحْسَانِ فَهَكَذَا يَكُوْنُ الْوَفَاءُ بَيْنَ الإِخْوَانِ

6. Jika engkau telah keluar dari sekolah maka dari hak-hak pertemanan adalah : agar engkau tidak melupakan teman-temanmu, akan tetapi tetaplah jaga masa-masa pertemanan kalian dan hari-hari kalian belajar dan engkau lebih mengkhususkan mereka daripada teman-temanmu yang lain, dengan lebih baik dan memuliakan lagi maka seperti inilah adanya kesetiaan diantara pertemanan.

تمّ الجزء الثانى ويليه الزء الثّالث

============================================

Jump to section

20. 20. Apa yang wajib atasmu terhadap sahabat-sahabatmu?

  • 1. 1. Akhlak
  • 2. 2. Kewajiban seorang anak kepada Tuhannya yang maha tinggi
  • 3. 3. Murid yang dicintai
  • 4. 4. Kewajiban Seorang Anak Kepada Nabinya
  • 5. 5. Contoh akhlak nabi saw (1 )
  • 6. 6. Contoh akhlak nabi saw 2
  • 7. 7. Kecintaan kepada orang tua.
  • 8. 8: Apa kewajibanmu terhadap orang tuamu?
  • 9. 9. Kisah-kisah nyata
  • 10. 10. Apa yang mewajibkan atasmu kepada saudara2 laki laki mu dan saudara saudara perempuan mu?
  • 11. 11. Persatuan melahirkan kekuatan.
  • 12. 12. Apa Kewajiban Kamu Terhadap Kerabatmu
  • 13. 13. Abu Tholhah Al-anshori dan kerabat-kerabatnya
  • 14. 14. Apa kewajibanmu terhadap pelayanmu?
  • 15. 15. Seperti inilah sikap toleran terhadap pembantu.
  • 16. 16 Apa kewajibanmu terhadap tetanggamu
  • 17. 17 . Kisah-kisah nyata
  • 18. 18. Apa kewajibanmu terhadap gurumu?
  • 19. 19. kisah-kisah nyata
  • 20. 20. Apa yang wajib atasmu terhadap sahabat-sahabatmu?
Page 20 of 20
Previous 1234567891011121314151617181920 Next

Related

Share64Tweet40SendShareShare
Previous Post

Mengenal Ashobah dan Klasifikasi Ahli Waris dalam Islam: Siapa Mendapat Apa dan Kapan?

Next Post

Setelah Puasa Asyura, Apa Amalan Selanjutnya?

Kitab Kuning Digital

Kitab Kuning Digital

Penggiat Transformasi Digital keIslaman untuk mendukung Digitalisasi Kitab Kuning untuk pembelajaran masyarakat awam.

Artikel Terkait

Arti Mimpi Wangi-wangian: Simbol Kebaikan, Pertobatan, atau Bahaya?
Kajian Kitab

Tafsir Mimpi Menjadi Bisu: Pertanda Kerusakan Agama dan Fitnah

by Muhammad Fariz Kasyidi
2024-11-10
0

Khars (Bisu) - الخرس الخرس: وأما الخرس ففساد الدين وقول البهتان ويدل على سب الصحابة، وغيبة الأشراف. ومن رأى كأنه...

Read moreDetails

Arti Mimpi Menolak Sesuatu yang Batil: Ajakan untuk Berbuat Baik

2024-11-04
Mimpi Melihat Syimar: Pertanda Pujian dan Kebaikan?

Tafsir Mimpi Merasa Lemah: Pertanda Kesedihan dan Kesusahan

2024-11-16

Mimpi Melihat Telur dalam Wadah: Pertanda Kehadiran Anak Perempuan

2024-11-02
Next Post
Setelah Puasa Asyura, Apa Amalan Selanjutnya?

Setelah Puasa Asyura, Apa Amalan Selanjutnya?

Hijrah, Safar, dan Rihlah: Saat Perjalanan Menjadi Cermin Diri

Hijrah, Safar, dan Rihlah: Saat Perjalanan Menjadi Cermin Diri

Meneguhkan Diri sebagai Ummatan Wasatha

Merancang Niat yang Baik dalam Setiap Kegiatan

Keagungan Membaca dan Menghidupkan Al-Qur’an: Pahala yang Tak Terhingga

Keagungan Membaca dan Menghidupkan Al-Qur’an: Pahala yang Tak Terhingga

Please login to join discussion

© 2025 DH Tech - Daarul Hijrah Tech Kitab Kuning Digital.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • PDF
  • Qasidah
  • Doa-doa
  • Kajian Kitab
  • Tuntunan Ibadah
  • Apps
  • Artikel
  • Infografis
  • Khutbah
  • Manakib
  • Tanya Jawab Keislaman
  • Tentang Kami

© 2025 DH Tech - Daarul Hijrah Tech Kitab Kuning Digital.