• Backup Home
  • Home 2
  • Privacy Policy
  • Qasidah dan Shalawat Page
  • Rawi Simthud Duror dan Terjemah
  • Tentang Kami
  • Terms and Conditions
  • Home
Kitab Kuning Digital
No Result
View All Result
Saturday, July 18, 2026
  • Home
  • Kajian Kitab
    • Hikmatut Tasyrif wa Falsafatuhu
    • Tafsir Mimpi Ibnu Sirin
    • Safiinatun Najaah
    • Taklim Muta`allim
  • Qasidah
  • PDF Kitab Kuning
  • Khutbah
  • Manakib
  • Shalat
  • Apps
  • Artikel
  • Tentang Kami
  • Home
  • Kajian Kitab
    • Hikmatut Tasyrif wa Falsafatuhu
    • Tafsir Mimpi Ibnu Sirin
    • Safiinatun Najaah
    • Taklim Muta`allim
  • Qasidah
  • PDF Kitab Kuning
  • Khutbah
  • Manakib
  • Shalat
  • Apps
  • Artikel
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
Kitab Kuning Digital
No Result
View All Result
  • PDF
  • Qasidah
  • Doa-doa
  • Kajian Kitab
  • Tuntunan Ibadah
  • Apps
  • Artikel
  • Infografis
  • Khutbah
  • Manakib
  • Tanya Jawab Keislaman
  • Tentang Kami

Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin Jilid 2

Kitab Kuning Digital by Kitab Kuning Digital
2025-08-24
in Kajian Kitab, Terjemah Kitab
Reading Time: 47 mins read
A A
0
160
SHARES
799
VIEWS
FacebookTwitterWhatsappTelegramLine
Jump to section

5. 5. Contoh akhlak nabi saw (1 )

  • 1. 1. Akhlak
  • 2. 2. Kewajiban seorang anak kepada Tuhannya yang maha tinggi
  • 3. 3. Murid yang dicintai
  • 4. 4. Kewajiban Seorang Anak Kepada Nabinya
  • 5. 5. Contoh akhlak nabi saw (1 )
  • 6. 6. Contoh akhlak nabi saw 2
  • 7. 7. Kecintaan kepada orang tua.
  • 8. 8: Apa kewajibanmu terhadap orang tuamu?
  • 9. 9. Kisah-kisah nyata
  • 10. 10. Apa yang mewajibkan atasmu kepada saudara2 laki laki mu dan saudara saudara perempuan mu?
  • 11. 11. Persatuan melahirkan kekuatan.
  • 12. 12. Apa Kewajiban Kamu Terhadap Kerabatmu
  • 13. 13. Abu Tholhah Al-anshori dan kerabat-kerabatnya
  • 14. 14. Apa kewajibanmu terhadap pelayanmu?
  • 15. 15. Seperti inilah sikap toleran terhadap pembantu.
  • 16. 16 Apa kewajibanmu terhadap tetanggamu
  • 17. 17 . Kisah-kisah nyata
  • 18. 18. Apa kewajibanmu terhadap gurumu?
  • 19. 19. kisah-kisah nyata
  • 20. 20. Apa yang wajib atasmu terhadap sahabat-sahabatmu?

1- كَانَ النَّبِيُّ صَلَّي اللَّهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ أَحْسَنَ النَّاسِ أَخْلَاقًا وَقَدْ مَدَحَهُ رَبُّهُ تَعَالَي بِقَوْلِهِ : (وَاِنَّكَ لَعَلَي خُلُقٍ عَظِيْمٍ) وَجَعَلَهُ قُدْوَةً لِلْمُسْلِمِيْنَ فِي أَقْوَالِهِ وَأَفْعَالِهِ، كَمَا قَالَ تَعَالَي : (لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُوْ لِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ) وَ قَدْ أَرْسَلَهُ اللَّهُ لِيَكَمِّلَ الْآدَابَ، وَالْأَخْلَاقَ. وَفِي اْلحَدِيْثِ: «بُعِثْتُ لِأُتِمَّمِ مَكَارِمَ الْأَخْلَاقِ»

1.Nabi saw adalah sebaik baiknya manusia yang berakhlak, dan sungguh Allah swt memuji sang nabi dengan firmanNya : sesungguhnya engkau (nabi Muhammad saw) mempunyai akhlak yang sangat mulia. Dan Allah menjadikan (nabi Muhammad saw) panutan untuk orang orang muslim di dalam perkataan maupun perbuatannya. Sebagaimana alloh berfirman : sesungguhnya telah ada pada diri (nabi Muhammad saw) suri tauladan yang baik. Dan sungguh Allah swt telah mengutusnya (nabi Muhammad saw) untuk menyempurnakan adab. Dan di dalam hadits disebutkan : aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.

2- وَإِنَّ مِنْ أَخْلَاقِهِ الْعِفَّةَ وَالْقَنَاعَةَ : يَرْضَي مِنَ اللِّبَاسِ وَالطَّعَامِ بِالْمَوْجُوْدِ، وَلَا يَسْأَلُ عَنِ الْمَفْقُوْدِ وَمَا ذَمَّ طَعَامًا قَطُّ، لَكِنْ إِنْ اَعْجَبَهُ أَكَلَهُ، وَاِنْ كَرِهَهُ تَرَكَهُ، وَمَا بَغَّضَهُ إِلَي غَيْرِهِ، لَا يَطْلُبُ مِنْ أَحَدٍ شَيْئًا، وَلَا يَمُدُّ عَيْنَيْهِ إِلَي غَيْرِهِ وَكَانَ حَلِيْمًا لَا يَغْضَبُ، صَابِرًا عَلَي الْبَلَاءِ وَالْأَذَي يَعْفُو عَنِ الَّذِي يُسِيءُ إِلَيْهِ، مُتَوَاضِعًا لِلصَّغِيْرِ وَالْكَبِيْرِ، وَمِنْ تَوَا ضُعِهِ أَنَّهُ إِذَا مَرَّبِالصِّبْيَانِ يُسَلِّمُ عَلَيْهِمْ، وَاِذَا دَعَاهُ أَحَدٌ، يُحِبُّهُ بِقَوْلِهِ : لَبَّيْكَ، وَلَا يُحِبُّ أَنْ يَقُوْمَ لَهُ أَحَدٌ مِنْ مَجْلِسِهِ، وَكَانَ يَخِيْطُ ثَوَبَهُ، وَيَخْصِفُ نَعْلَهُ، وَيَكْنُسُ بَيْتَهُ، وَيَخْدُمُ أَهْلَهُ، وَكَانَ يَشْتَرِي الشَّيْءَ فَيَحْمِلُهُ اِلَي بَيْتِهِ ، وَيَخْدُمُ أَهْلَهُ وَكَانَ يَشْتَرِي الشَّيْءَ فَيَحْمِلُهُ إِلَي بَيْتِهِ بِنَفْسِهِ، فَيَقُوْلُ لَهُ صَاحِبُهُ : أَعْطِنِي أَحْمِلْهُ، فَيَقُوْلُ : “صَاحِبُ الشَّيْءَ أَحَقُّ بِحَمْلِهِ”

2. Dan sesungguhnya diantara akhlaknya adalah tidak meminta minta dan qona’ah. Beliau ridho akan pakaian dan makanan yang ada. Kemudian beliau tidak menanyakan tentang sesuatu yang tidak ada dan tidak pernah mencela makanan sama sekali. Akan tetapi jika ia suka ia memakannya, kalo ia tidak suka maka ia tinggalkan, dan tidak membuat orang lain untuk tidak menyukai makanan tersebut , dan meminta sesuatu dari seseorang, tidak memandang kepada yang lain , dan ia adalah orang yang lembut dan tidak pemarah, sabar atas musibah dan kejahatan, dan memaafkan yang berbuat buruk kepadanya, rendah hati kepada yang lebih kecil dan besar, dan dari kerendahan hatinya sesungguhnya jika ia berpapasan dengan anak anak ia mengucapkan salam kepada mereka , dan jika seseorang memanggilnya ia menjawab dengan perkataannya : aku memenuhi panggilan mu, dan tidak menyukai salah seorang ada yang berdiri untuknya, ia menjahit bajunya,dan memperbaiki sandalnya, dia menyapu rumahnya, membantu keluarganya dan ia membeli sesuatu lalu ia membawanya sendiri kerumahnya dan penjual berkata padanya : berikan padaku agar aku yang membawanya, lalu ia berkata : pemilik barang lebih berhak membawanya.

3- وَ مِنْ أَخْلَاقِهِ : الشَّجَاعَةُ وَالْإِقْدَامُ، وَكَانَ الشُّجَاعُ هُوَالَّذِى يَقْرَبُ مِنْهُ فِي الْحَرَبِ، لِقُرْبِهِ مِنَ الْعَدُوِّ، وَالثَّبَاتُ عَلَي الْمَبَادِئِ، وَالصَّبْرُ عَلَي أَدَاءِ الْوَاجِبِ، بِرَغْمِ الْعَقَبَاتِ الشَّدِيْدَةِ، وَالْأَذِيَّاتِ الْعَظِيْمَةِ، وَالصِّدْقُ وَالْأَمَانَةُ فِي جَمِيْعِ أَقْوَالِهِ وَأَفْعَالِهِ، حَتَّي اشْتَهَرَ بَيْنَ قَوْمِهِ بِلَقَبِ مُحَمَّدٍ الْأَمِيْنِ.

3. .Dan dari akhlaknya keberanian, dan pemberani dia orang orang yang dekat darinya di dalam perang, karena kedekatannya dengan musuh, dan keteguhan atas prinsip, dan bersabar dalam melaksanakan kewajiban , walaupun adanya hambatan yang membahayakan , dan gangguan gangguangan yang besar, dan jujur dan dapat dipercaya di dalam semua perkataan dan perbuatannya, hingga ia terkenal diantara kaumnya dan diberi gelar Muhammad al-amin.

4- وَكَانَ شَدِيْدَالْخَوْفِ مِنَ اللَّهِ تَعَالَي، كَثِيْرَالْحَيَاءِ، عَظِيْمَ الشَّفَقَةِوَالرَّحْمَةِ : لَايُؤْذِي إِنْسَانًا وَلَا حَيَوَانًا، وَيَرْحَمُ الْفُقَرَءِ وَالْمَسَاكِيْنَ، وَ يَتَصَدَّقُ عَلَيْهِمْ كَثِيْرًا، وَ يُحِبُّهُمْ إِذَا دَعَوْهُ، فَيَأْكُلُ مَعَهُمْ، وَيَزُوْرُمَرْضَاهُمْ وَ كَانَ أَكْثَرَالنَّاسِ : لَا يَرُدُّ مَنْ طَلَبَ مِنْهُ شَيْئًا، وَإِذَا لَمْ يَجِدْ عِنْدَهُ مَا يُعْطِيْهِ، وَعَدَهُ بِإِعْطَائِهِ فِي وَقْتٍ آخَرَوَجَاءَهُ رَجُلٌ ذََاتَ يَوْمٍ، فَسَأَلَهُ فَأَعْطَاهُ غَنَمًا، سَدَّتْ مَا بَيْنَ جَبَلَيْنِ، فَرَجَعَ إِلَي قَوْمِهِ ، وَقَالَ : أَسْلِمُوْا، فَإِنَّ مُحَمَّدً ايُعْطِي عَطَاءً مَنْ لَا يَخْشَي الْفَاقَةَ .

4. Dan sangat takut kepada alloh swt, banyak malu, sangat berkasih sayang, tidak menyakiti manusia dan hewan dan ia menyayangi fuqoro dan orang orang miskin, beliau banyak memberi sedekah kepada mereka, dan ia menyukai jika mereka mengundangnya, lalu makan bersama mereka dan dia mengunjungi yang sakit diantara mereka dan ia adalah orang yang paling banyak : tidak menolak orang yang meminta kepadanya, dan jikalau menemukan disisinya apa yang bisa ia berikan maka ia memberikan janji untuk memberinya waktu lain, dan datang laki laki suatu hari, dan bertanya kemudian meminta kepadanya lalu memberikan domba yang sangat banyak yang menutupi jalan antara 2 gunung, maka ia kembali kepada kaumnya seraya berkata : Masuklah ke agama islam karena sesungguhnya Muhammad memberikan hadiah seperti orang yang tidak takut dengan kemiskinan.

5- وَكَانَ يَرْحَمُ الْخَادِمَ : لَا يَنْهَرَ خَادِمًا قَطُّ، وَيَأْمُرُ بِالْعَفْوَ عَنِ الْخَادِمِ إِذَاغَلِطَ، وَيُشْفِقُ عَلَي الصِّبْيَانِ وَيُسَلِّمُ عَلَيْهِمْ، فَإِذَا صَلَّي وَسَمِعَ صَبِيًّا يَبْكِي خَفَّفَ صَلَاتَهُ. وَذَاتَ يَوْمٍ دَخَلَ سَيِّدُنَا الْحَسَنُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ وَهُوَ صَغِيْرٌ، وَالنَّبِيُّ صَلَّي اللَّهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ يُصَلِّي فَرَكِبُ ظَهْرَهُ، وَهُوَ سَا جِدٌ فَأَبْطَأَ فِي سُجُوْدِهِ، شَفَقَةً عَلَيْهِ، حَتَّي نَزَلَ عَنْهُ، وَكَانَ لِأَنَسٍ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ اَخٌ يُقَالُ لَهُ : أَبُوْ عُمَيْرٍ، وَكَانَ لَهُ نُغَرٌ، (طَائِرٌ صَغِيْرٌ أَحْمَرُ الْمِنْقَارِ) يَلْعَبُ بِهِ، فَمَاتَ فَدَخَلَ النَّبِيُّ صَلَّي اللَّهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ يَوْمٍ، فَرَأَي الْوَلَدُ حَزِيْنًا، فَقَالَ : مَا شَأْنُهُ؟ قِيْلَ لَهُ : مَاتَ نُغَرُهُ فَقَالَ : يَا أَبَا عُمَيْرٍ! مَا فَعَلَ النُّغَيْرُ؟

6. Dan dia menyayangi pembantu, tidak pernah mencaci pembantu, dia memerintahkan untuk memaafkan pembantu jikalau ada kesalahan, dan ia menyayangi anak anak dan mengucapkan salam pada mereka, maka ia apabila ia sholat dan mendengar anak menangis, maka ia mempercepat sholatnya, dan suatu hari masuk sayyidina hasan r.a dan ia masih kecil dan nabi Muhammad saw beliau sedang sholat nabi kemudian ia menunggangi punggung Rosul saw ketika ia dalam posisi sujud maka ia melambatkan sujudnya, sebagai bentuk kasih sayang terhadapnya dan sampai ia turun darinya, dan anas ibn malik punya saudara yang bernama abu umair dan ia mempunyai seekor burung nughor (seekor burung kecil dengan paruh berwarna merah) yang ia bermain dengannya, kemudian burung itu mati dan nabi saw pernah datang padanya suatu hari dan melihat anak itu sedih, maka Nabi bertanya : ada apa denganya ? Maka seseorang berkata : burungnya sudah mati, maka Rosul berkata : Wahai abu Umair apa yang dilakukan burung kecil.?

============================================

Jump to section

5. 5. Contoh akhlak nabi saw (1 )

  • 1. 1. Akhlak
  • 2. 2. Kewajiban seorang anak kepada Tuhannya yang maha tinggi
  • 3. 3. Murid yang dicintai
  • 4. 4. Kewajiban Seorang Anak Kepada Nabinya
  • 5. 5. Contoh akhlak nabi saw (1 )
  • 6. 6. Contoh akhlak nabi saw 2
  • 7. 7. Kecintaan kepada orang tua.
  • 8. 8: Apa kewajibanmu terhadap orang tuamu?
  • 9. 9. Kisah-kisah nyata
  • 10. 10. Apa yang mewajibkan atasmu kepada saudara2 laki laki mu dan saudara saudara perempuan mu?
  • 11. 11. Persatuan melahirkan kekuatan.
  • 12. 12. Apa Kewajiban Kamu Terhadap Kerabatmu
  • 13. 13. Abu Tholhah Al-anshori dan kerabat-kerabatnya
  • 14. 14. Apa kewajibanmu terhadap pelayanmu?
  • 15. 15. Seperti inilah sikap toleran terhadap pembantu.
  • 16. 16 Apa kewajibanmu terhadap tetanggamu
  • 17. 17 . Kisah-kisah nyata
  • 18. 18. Apa kewajibanmu terhadap gurumu?
  • 19. 19. kisah-kisah nyata
  • 20. 20. Apa yang wajib atasmu terhadap sahabat-sahabatmu?
Page 5 of 20
Previous 1234567891011121314151617181920 Next

Related

Share64Tweet40SendShareShare
Previous Post

Mengenal Ashobah dan Klasifikasi Ahli Waris dalam Islam: Siapa Mendapat Apa dan Kapan?

Next Post

Setelah Puasa Asyura, Apa Amalan Selanjutnya?

Kitab Kuning Digital

Kitab Kuning Digital

Penggiat Transformasi Digital keIslaman untuk mendukung Digitalisasi Kitab Kuning untuk pembelajaran masyarakat awam.

Artikel Terkait

Tafsir Mimpi Melarikan Diri dari Kematian: Pertanda Ajal Mendekat
Kajian Kitab

Mimpi Penjual Kapas: Apakah Ini Pertanda Anda Akan Kaya?

by Muhammad Fariz Kasyidi
2024-11-18
0

Penjual kapas - القطان القطان: والقطَّان رجل صاحب مال وتعب. Penjual kapas: Penjual kapas adalah orang yang kaya tetapi banyak...

Read moreDetails
Tafsir Mimpi Izar: Arti Tersembunyi di Balik Kain yang Menutup Aurat

Tafsir Mimpi Izar: Arti Tersembunyi di Balik Kain yang Menutup Aurat

2024-09-28
Mimpi Burung Unta: Pertanda Kehidupan yang Sulit, Kebohongan, atau Kekuatan Tersembunyi?

Tafsir Mimpi Melihat Tentara: Pertanda Hujan, Kemenangan, dan Perubahan

2024-11-16
Mimpi Melihat Pelangi: Apakah Ini Pertanda Hujan Rezeki atau Musibah?

Tafsir Mimpi Menampar Orang: Pertanda Nasihat dan Peringatan?

2024-11-19
Next Post
Setelah Puasa Asyura, Apa Amalan Selanjutnya?

Setelah Puasa Asyura, Apa Amalan Selanjutnya?

Hijrah, Safar, dan Rihlah: Saat Perjalanan Menjadi Cermin Diri

Hijrah, Safar, dan Rihlah: Saat Perjalanan Menjadi Cermin Diri

Meneguhkan Diri sebagai Ummatan Wasatha

Merancang Niat yang Baik dalam Setiap Kegiatan

Keagungan Membaca dan Menghidupkan Al-Qur’an: Pahala yang Tak Terhingga

Keagungan Membaca dan Menghidupkan Al-Qur’an: Pahala yang Tak Terhingga

Please login to join discussion

© 2025 DH Tech - Daarul Hijrah Tech Kitab Kuning Digital.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • PDF
  • Qasidah
  • Doa-doa
  • Kajian Kitab
  • Tuntunan Ibadah
  • Apps
  • Artikel
  • Infografis
  • Khutbah
  • Manakib
  • Tanya Jawab Keislaman
  • Tentang Kami

© 2025 DH Tech - Daarul Hijrah Tech Kitab Kuning Digital.