• Backup Home
  • Home 2
  • Privacy Policy
  • Qasidah dan Shalawat Page
  • Rawi Simthud Duror dan Terjemah
  • Tentang Kami
  • Terms and Conditions
  • Home
Kitab Kuning Digital
No Result
View All Result
Saturday, July 18, 2026
  • Home
  • Kajian Kitab
    • Hikmatut Tasyrif wa Falsafatuhu
    • Tafsir Mimpi Ibnu Sirin
    • Safiinatun Najaah
    • Taklim Muta`allim
  • Qasidah
  • PDF Kitab Kuning
  • Khutbah
  • Manakib
  • Shalat
  • Apps
  • Artikel
  • Tentang Kami
  • Home
  • Kajian Kitab
    • Hikmatut Tasyrif wa Falsafatuhu
    • Tafsir Mimpi Ibnu Sirin
    • Safiinatun Najaah
    • Taklim Muta`allim
  • Qasidah
  • PDF Kitab Kuning
  • Khutbah
  • Manakib
  • Shalat
  • Apps
  • Artikel
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
Kitab Kuning Digital
No Result
View All Result
  • PDF
  • Qasidah
  • Doa-doa
  • Kajian Kitab
  • Tuntunan Ibadah
  • Apps
  • Artikel
  • Infografis
  • Khutbah
  • Manakib
  • Tanya Jawab Keislaman
  • Tentang Kami

Terjemah Kitab Akhlaq Lil Banin Jilid 2

Kitab Kuning Digital by Kitab Kuning Digital
2025-08-24
in Kajian Kitab, Terjemah Kitab
Reading Time: 47 mins read
A A
0
160
SHARES
799
VIEWS
FacebookTwitterWhatsappTelegramLine
Jump to section

16. 16 Apa kewajibanmu terhadap tetanggamu

  • 1. 1. Akhlak
  • 2. 2. Kewajiban seorang anak kepada Tuhannya yang maha tinggi
  • 3. 3. Murid yang dicintai
  • 4. 4. Kewajiban Seorang Anak Kepada Nabinya
  • 5. 5. Contoh akhlak nabi saw (1 )
  • 6. 6. Contoh akhlak nabi saw 2
  • 7. 7. Kecintaan kepada orang tua.
  • 8. 8: Apa kewajibanmu terhadap orang tuamu?
  • 9. 9. Kisah-kisah nyata
  • 10. 10. Apa yang mewajibkan atasmu kepada saudara2 laki laki mu dan saudara saudara perempuan mu?
  • 11. 11. Persatuan melahirkan kekuatan.
  • 12. 12. Apa Kewajiban Kamu Terhadap Kerabatmu
  • 13. 13. Abu Tholhah Al-anshori dan kerabat-kerabatnya
  • 14. 14. Apa kewajibanmu terhadap pelayanmu?
  • 15. 15. Seperti inilah sikap toleran terhadap pembantu.
  • 16. 16 Apa kewajibanmu terhadap tetanggamu
  • 17. 17 . Kisah-kisah nyata
  • 18. 18. Apa kewajibanmu terhadap gurumu?
  • 19. 19. kisah-kisah nyata
  • 20. 20. Apa yang wajib atasmu terhadap sahabat-sahabatmu?

1- إِنَّ جِيْرَانِكَ يُحِبُّوْنَكَ، وَيُحِبُّوْنَ وَالِدَيْكَ، وَهُمَا أَيْضًا يُحِبَّانِهِمْ، وَيَأْمُرَانِكَ بِمَحَبَّتِهِمْ، وَالْإِحْسَانِ إِلَيْهِمْ، لِأَنَّهُمْ حَقًّا كَبِيْرًا، حَتَّى جَاءَ فِى الْحَدِيْثِ :

«أَحْسِنْ مُجَاوَرَةَ مَنْ جَاوَرَكَ تَكُنْ مُسْلِمًا». وَفِى الْحَدِيْثِ الْآخَرِ: «مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِفَلْيُحْسِنْ إِلَى جَارِهِ». وَوَرَدَ أَيْضًا : «الْحِيْرَانُ ثَلَاثَةٌ : جَارٌ لَهٌ حَقٌّ وَاحِدٌ، وَجَارٌلَهُ حَقَّانِ. وَجَارٌلَهُ ثَلَاثَةُ حُقُوْقٍ، فَالْجَارُالَّذِى لَهُ ثَلَاثَةُ حُقُوْقٍ : الْجَارُ الْمُسْلِمُ ذُوالرَّحِمِ. فَلَهُ حَقّ الْجِوَارِ، وَحَقَّ الْأِسْلَامِ، وَحَقُّ الرَّحِمِ. وَأَمَّا الَّذِى لَهُ حَقَّانِ : فَا الْجَارُ الْمُسْلِمُ حَقُّ الْجِوَارِ، وَحَقَّ الْإِسْلَامِ. وَأَمَّا الَّذِى لَهُ حَقٌّ وَاحِدٌ : فَالْجَارُ الْمُشْرِكُ لَهُ حَقُّ الْجِوَارِ».

1). Sesungguhnya tetanggamu mencintaimu, dan mencintai kedua orangtua mu, begitu juga kedua orang tuamu juga mencintai mereka, dan memerintahkanmu untuk mencintai mereka, dan berbuat baik kepada mereka,karena mereka mempunyai yang besar sehingga datang dalam sebuah hadits : ( “berbuat baiklah kepada tetanggamu maka engkau akan menjadi muslim yg sejati” ) dan di dalam hadis lainya : ( “barang siapa yg beriman kepda Allah dan hari akhir maka berbuat baiklah kepda tetangganya” ).

dan di riwaytkan juga : ( “ Tetangga itu ada tiga macam, tetangga yang mempunyai satu haq, kemudian tetangga yang mempunyai dua hak , dan tetangga yg mempunyai tiga hak , maka tetangga yang mempunyai tiga hak yaitu: tetangga muslim yang mempunyai hubungan kerabat, maka dia mempunyai hak tetangga , hak islam , dan hak kerabat. adapun tetangga yg mempunyai dua haq yaitu: tetangga yg muslim, dia mempunyai hak tetangga , dan haq islam.kemudian tetangga yg mempunyai hak satu yaitu: tetangga yg musyrik yang mempunyai hak seorang tetangga” ).

2- وَالْجِيْرَانُ يَنْفَعُ بَعْضُهُمْ بَعْضًا : فَإِذَا كَانَ الْإِنْسَانُ مُحْتَاجًامَثَلًا، إِلَى بَعْضِ الْأَدَوَاتِ وَالْأَوَانِى، فَإِنَّهُ يَسْتَعِيْرُ ذَلِكَ مِنْ جِيْرَانِهِ، فَيُعِيْرُونَهُ إِيَّاهُ بِفَرَحٍ وَسُرُوْرٍ. وَقَدْ يَسْتَلِفُ مِنْهُمْ أَيْضًا شَيْئًا مِنَ الدَّرَاهِمِ وَالْأَطْعِمَةِ وَهُمْ أَيْضًا إِذَا احْتَاجُوا إِلَيْهَا يَسْتَلِفُونَهَا مِنْهُ، وَإِذَا دَخَلَ بَيْتُهُ سَارِقٌ أَوْ وَقَعَ فِيْهِ حَرِيْقٌ، جَاءَ جِيْرَانُهُ، لِيُسَا عِدُوْهُ عَلَى قَبْضِ السَّارِقِ، وَإِطْفَاءِ النَّارِ، وَكَذَلِكَ إِذَا جَاءَ مِنْ سَفَرٍ، أَوْوُلِدَ لَهُ مَوْلُوْدٌ : يَأْتِى جِيْرَانُهُ إِلَى بَيْتِهِ، لِيُشَارِكُوْهُ فِى سُرُوْرِهِ بِذَلِكَ، وَإِذَا مَرِضَ حَزِنُوا عَلَيْهِ، وَجَاءُوا إِلَى دَارِهِ، يَسْأَلُوْنَ عَنْ حَالِهِ، وَيَدْعُوْنَ لَهُ بِالْعَافِيَةِ، كَمَا أَنَّهُ إِذَا مَاتَ عَلَيْهِ أَحَدُأُسْرَتِهِ، أَتَوْا إِلَى دَارِهِ لِمُسَا عَدَتِهِ وَتَعْزِيَتِهِ، وَلِيُشَيِّعُوا جَنَازَةَ مَيِّتِهِ.

2). Dan para tetangga itu saling memberikan manfaat satu bagi yang lainnya : jika ada seseorang yg membutuhkan misalnya: membutuhkan alat-alat dan sebuah wadah, maka sesunggunhya ia meminjam barang itu dari tetangganya, maka tetangganya meminjamkanya dengan rasa senang dan gembira, dan terkadang mereka juga meminjam uang atau makanan dari mereka. dan mereka juga jika sedang membutuhkan bisa berhutang ke padanya, dan jika ada pencuri masuk ke dalam rumahnya atau terjadi kebakaran , para tetanganya datang, untuk menangkap pencuri dan memadamkan api, dan apabila jika ia datang dari bepergian , atau lahir baginya sseorang anak : tetangganya berdatangan ke rumahnya, untuk turut merasakan kegembirannya atas hal tersebut dan apabila ia sakit mereka ikut bersedih , dan mereka datang ke rumahnya untuk bertanya tentang keadanya, dan mereka mendoakan kesembuhan baginya, sebagaimna bahwasanya iketika ada yang meninggal dari salah satu keluarganya, mereka menandatanginya ke rumahnya untuk membantu dan mengunjunginya, dan mengurus jenazah mayitnya.

3- فَيَجِبُ عَلَيْكَ أَنْ تَتَأَدَّبَ مَعَ جِيْرَانَكَ، بِأَنْ تَبْدَأَهُمْ بِالسَّلَامِ وَتَبْتَسِمَ أَمَامَ وُجُوْهِهِمْ، وَتُسَاعِدَهُمْ إِذَا احْتَاجُوا إِلَى مُسَاعَدَتِكَ، وَتَخْذَرَ غَايَةَ الْحَذَرِ مِنْ أَذِيَّتِهِمْ : فَإِذَا اشْتَرَيْتَ فَا كِهَةً أَوْغَيْرَهَا فَأَهْدِلَهُ مِنْهَا، فَإِنْ لَمْ تَفْعَلْ فَأَدْخِلْهَا بَيْتَكَ سِرًّا، وَلَا تُغِظْهُ بِهَا وَلَا تُؤْذِهِ بِقُتَارِ قِدْرِكَ، إِلَّا أَنْ تَغْرِفَ لَهُ مِنْهَا

كَمَا فِى الْحَدِيْثِ، وَفِيْهِ أَيْضًا : «مَا آمَنَ بِى مَنْ بَاتَ شَبْعَانَ وَجَارُهُ جَائِعٌ إِلَى جَنْبِهِ وَهُوَ يَعْلَمُ».وَتَحْذَرَ أَيْضًا أَنْ تُخَاصِمَهُمْ، أَوْتَتَكَبَّرَ عَلَيْهِمْ بِمَالِكَ أَوْمَالِ أَبِيْكَ، أَوْتَسْخَرَ مِنْهُمْ، أَوْتَرْفَعَ صَوْتَكَ وَقْتَ نَوْمِهِمْ، أَوْتَرْمَى بُيُوْتَهُمْ، أَوْتُوَسِّخَهَا، أَوْتَتَجَسَّسَ عَلَيْهِمْ مِنَ السُّطُوْحِ، أَوْمِنْ ثُقُوْبِ الْجُدْرَانِ أَوِالْأَبْوَابِ

قَالَ تَعَالَى : (وَلَا تَجَسَّسُوْا).

وَإِيْذَاءِالْجَارِذَنْبٌ عَظِيْمٌ، وَفِى الْحَدِيْثِ :

«لَايَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ لَا يَأْمَنُ جَارُهُ بَوَائِقَهُ»

3). maka kamu wajib beradab ke pada tetanggamu, dengan terlebih dahulu mengucap salam pada mereka, dan tersenyum di hadapan mereka, dan membantu mereka jika mereka membutuhkan bantuanmu, sangat berhati-hati agar tidak menyakiti mereka : maka apabila kamu membeli buah atau selainnya maka hadiahkanlah sebagian untuknya, maka apabila kamu tidak memberikanya maka bawalah masuk kedalam rumahmu secara sembunyi-sembunyi , dan jangan membuat mereka iri dengan hal tersebut,Jangan ganggu mereka dengan bau masakan dari pancimu kecuali engkau memberi mereka dari makanan itu.

sebagaimana di dalam hadist , dan di dalamnya juga: ( “tidaklah beriman denganku barang siapa yang tidur dalam keadaan kenyang, sementara tetangganya lapar disampingnya sedangkan ia mengetahuinya” ).

Dan juga agar engkau berhati-hati agar tidak berselisih dengn mereka, atau berlaku sombong kepada mereka dengan hartamu atau harta bapakmu, atau merendahkan mereka, atau mengangkat suaramu di waktu mereka tertidur, atau melempari rumah mereka, atau mengotorinya, atau memata-matai mereka dari atap rumah, atau dari lubang-lubang pada tembok atau pintu.

Allah s.w.t berfirman : ( “jangan kamu memata-matai” ) (al hujarat :12)

Menganggu tetangga adalah dosa besar, dan di dalam hadis : ( “tidaklah akan masuk syurga orang yang tetangganya tidak aman dari kejahatannya” ).

4- إِذَابْتُلِيْتَ بِجِيْرَانِ أَشْرَارِ، فَاصْبِرْ عَلَى أَذَاهُمْ، وَاحْذَرْأَنْ تُجَارِيَهُمْ، فِى سُوْءِ أَخْلَاقِهِمْ، حَتَّى تَسْلَمَ مِنْ شَرِّهِمْ، وَابْتَعِدْ عَنْ مَجَالِسَةِ أَوْلَادِهِمْ، لِئَلًا تَكْتَسِبَ مِنْ طِبَاعِهِمُ الْقَبِيْحَةِ، فَتَكُوْنَ شَرِيْرًا مِثْلَهُمْ.

4) jika engkau diuji dengan tetangga-tetangga yang jahat , maka bersabarlah atas kejahatan mereka, dan berhati-hatilah, jangan mengikuti perilaku mereka pada akhlak buruk mereka agar engaku selamat dari kejahatan mereka, dan hindarilah untuk duduk dengan anak-anak mereka , agar kau tidak mengikuti dari kebiasan mereka yg buruk, lalu engkau menjadi anak yang buruk seperti mereka.

============================================

Jump to section

16. 16 Apa kewajibanmu terhadap tetanggamu

  • 1. 1. Akhlak
  • 2. 2. Kewajiban seorang anak kepada Tuhannya yang maha tinggi
  • 3. 3. Murid yang dicintai
  • 4. 4. Kewajiban Seorang Anak Kepada Nabinya
  • 5. 5. Contoh akhlak nabi saw (1 )
  • 6. 6. Contoh akhlak nabi saw 2
  • 7. 7. Kecintaan kepada orang tua.
  • 8. 8: Apa kewajibanmu terhadap orang tuamu?
  • 9. 9. Kisah-kisah nyata
  • 10. 10. Apa yang mewajibkan atasmu kepada saudara2 laki laki mu dan saudara saudara perempuan mu?
  • 11. 11. Persatuan melahirkan kekuatan.
  • 12. 12. Apa Kewajiban Kamu Terhadap Kerabatmu
  • 13. 13. Abu Tholhah Al-anshori dan kerabat-kerabatnya
  • 14. 14. Apa kewajibanmu terhadap pelayanmu?
  • 15. 15. Seperti inilah sikap toleran terhadap pembantu.
  • 16. 16 Apa kewajibanmu terhadap tetanggamu
  • 17. 17 . Kisah-kisah nyata
  • 18. 18. Apa kewajibanmu terhadap gurumu?
  • 19. 19. kisah-kisah nyata
  • 20. 20. Apa yang wajib atasmu terhadap sahabat-sahabatmu?
Page 16 of 20
Previous 1234567891011121314151617181920 Next

Related

Share64Tweet40SendShareShare
Previous Post

Mengenal Ashobah dan Klasifikasi Ahli Waris dalam Islam: Siapa Mendapat Apa dan Kapan?

Next Post

Setelah Puasa Asyura, Apa Amalan Selanjutnya?

Kitab Kuning Digital

Kitab Kuning Digital

Penggiat Transformasi Digital keIslaman untuk mendukung Digitalisasi Kitab Kuning untuk pembelajaran masyarakat awam.

Artikel Terkait

Hikmatut Tasyrif wa Falsafatuhu

Hikmah Keutamaan Baitul Haram

by Muhammad Fariz Kasyidi
2024-01-01
0

حكمة فضل البيت الحرام Hikmah Keutamaan Baitul Haram الحكمة في فضله عظيمة لأنه أول بيت وضع للناس يؤمونه من جميع...

Read moreDetails
Arti Mimpi Wangi-wangian: Simbol Kebaikan, Pertobatan, atau Bahaya?

Biji Mustard dalam Mimpi: Simbol Racun dan Tantangan Hidup

2024-11-10
Mimpi Burung Unta: Pertanda Kehidupan yang Sulit, Kebohongan, atau Kekuatan Tersembunyi?

Arti Mimpi Melihat Bendera: Simbol Kepemimpinan, Kabar, dan Peristiwa

2024-11-17
Mimpi Melihat Syimar: Pertanda Pujian dan Kebaikan?

Tafsir Mimpi Emas dan Tembaga: Simbol Harta, Perselisihan, dan Fitnah

2024-11-15
Next Post
Setelah Puasa Asyura, Apa Amalan Selanjutnya?

Setelah Puasa Asyura, Apa Amalan Selanjutnya?

Hijrah, Safar, dan Rihlah: Saat Perjalanan Menjadi Cermin Diri

Hijrah, Safar, dan Rihlah: Saat Perjalanan Menjadi Cermin Diri

Meneguhkan Diri sebagai Ummatan Wasatha

Merancang Niat yang Baik dalam Setiap Kegiatan

Keagungan Membaca dan Menghidupkan Al-Qur’an: Pahala yang Tak Terhingga

Keagungan Membaca dan Menghidupkan Al-Qur’an: Pahala yang Tak Terhingga

Please login to join discussion

© 2025 DH Tech - Daarul Hijrah Tech Kitab Kuning Digital.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • PDF
  • Qasidah
  • Doa-doa
  • Kajian Kitab
  • Tuntunan Ibadah
  • Apps
  • Artikel
  • Infografis
  • Khutbah
  • Manakib
  • Tanya Jawab Keislaman
  • Tentang Kami

© 2025 DH Tech - Daarul Hijrah Tech Kitab Kuning Digital.