يُحْكَى أَنْ رَجُلَا لَهُ أَوْلَادٌ، وَلَمَّا قَرُبَ حُضُوْرُ أَجَلِهِ دَعَاهُمْ، وَأَعْطَى كُلَّ وَاحِدٍ مِنْهُمْ، حُزْمَةً مِنَ الرِّمَاحِ، وَأَمَرَهُ بِكَسْرِهَا، فَحَاوَلَ كَسْرَهَا بِكُلِّ قُوَّتِهِ فَلَمْ يَسْتَطِعْ، فَحَلَّ الرَّجُلُ الْحُزْمَةً، وَأَعْطَى كُلَّ وَاحِدٍ رُمْحًا،فَكَسَرَهُ بِسُهُوْلَةٍ، فَقَالَ لَهُمْ : مَثَلُكُمْ كَمَثَلِ هَذِهِ الْحُزْمَةِ : إِنِ اتَّحَدْتُمْ وَاجْتَمَعْتُمْ، لَمْ يَقْدِرْ عَدُوُّكُمْ أَنْ يَغْلِبَكُمْ، وَإِنِ اخْتَلَفْتُمْ وَتَفَرَّقْتُمْ، سَهُلَ عَلَى عَدُوِّكُمْ أَنْ يَهْزِمَكُمْ، مِثْلَ هَذِهِ الرِّمَاحِ الْمُفَكَّكَةِ الَّتِي قَدَرْتُمْ أَنْ تَكْسِرُوْهَا، بِلَاتَعَبٍ، وَلَا مَشَقَّةٍ، ثُمَّ أَنْشَدَ قَائِلًا :
Di ceritakan bahwa ada seorang anak laki-laki mempunyai banyak anak. Dan ketika dekat kedatangan ajalnya, ia memanggil mereka dan memberi setiap masing-masing dari mereka seikat tombak, dia memerintahkannya untuk mematahkan nya, maka mereka mencoba mematahkannya dengan seluruh kekuatan, namun tidak ada yang mampu, maka laki-laki itu membuka ikatannya, dan memberikan kepada masing-masing di antara mereka satu tombak, maka mereka bisa memaatahkannya dengan mudah lalu ia berkata kepada mereka.
“perumpamaan kalian adalah seperti ikatan ini, apabila kalian bersatu dan berkumpul maka musuhmu tidak akan mampu mengalahkanmu. Dan apabila kalian bertengkar dan saling terpisah, musuhmu akan menjadi mudah untuk mengalahkanmu, seperti seikat tombak yang telah di lepas yang kalian mampu mematahkannya tanpa rasa lelah dan kesulitan.
Kemudian ia melantunkan syair. :
كُوْنُوْا جَمِيْعًا يَا بَنِىَّ إِذَا اعْتَرَى
خَطْبٌ وَلَا تَتَفَرَّقُوْاآحَادَا
تَأْبَى الرِّمَاحُ إِذَا اجْتَمَعْنَ تَكَسُّرًا
وَإِذَا افْتَرَقْنَ تَكَسَّرَتْ أَفْرَادَا
‘’Bersatulah wahai anak-anak ku, apabila musibah menimpa dan janganlah berpecah belah sendiri-sendiri”
“Tombak-tombak itu tidak bisa di patahkan jika dikumpulkan , dan apabila terpisah maka ia terpatahkan satu demi satu.”
============================================








