• Backup Home
  • Home 2
  • Privacy Policy
  • Qasidah dan Shalawat Page
  • Rawi Simthud Duror dan Terjemah
  • Tentang Kami
  • Terms and Conditions
  • Home
Kitab Kuning Digital
No Result
View All Result
Wednesday, October 7, 2026
  • Home
  • Kajian Kitab
    • Hikmatut Tasyrif wa Falsafatuhu
    • Tafsir Mimpi Ibnu Sirin
    • Safiinatun Najaah
    • Taklim Muta`allim
  • Qasidah
  • PDF Kitab Kuning
  • Khutbah
  • Manakib
  • Shalat
  • Apps
  • Artikel
  • Tentang Kami
  • Home
  • Kajian Kitab
    • Hikmatut Tasyrif wa Falsafatuhu
    • Tafsir Mimpi Ibnu Sirin
    • Safiinatun Najaah
    • Taklim Muta`allim
  • Qasidah
  • PDF Kitab Kuning
  • Khutbah
  • Manakib
  • Shalat
  • Apps
  • Artikel
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
Kitab Kuning Digital
No Result
View All Result
  • PDF
  • Qasidah
  • Doa-doa
  • Kajian Kitab
  • Tuntunan Ibadah
  • Apps
  • Artikel
  • Infografis
  • Khutbah
  • Manakib
  • Tanya Jawab Keislaman
  • Tentang Kami

Hikmah Hukuman Hamba Sahaya Separoh dari Hukuman Orang Merdeka

Muhammad Fariz Kasyidi by Muhammad Fariz Kasyidi
2024-02-02
in Hikmatut Tasyrif wa Falsafatuhu, Kajian Kitab
Reading Time: 3 mins read
A A
0
7
SHARES
37
VIEWS
FacebookTwitterWhatsappTelegramLine

حكمة جعل عقوبة العبد

نصف عقوبة الحر

Hikmah Hukuman Hamba Sahaya Separoh dari Hukuman Orang Merdeka

الحكمة في ذلك أن العقاب لما كان على قدر الجناية وكانت نعمة الحرية من أجلّ النعم على الإنسان وقد سلبت من العبد. فالشارع الحكيم خفف العقوبة في جانب العبد وجعلها نصف عقوبة الحر.

Dengan tingkat kejahatan, dan nikmat kemerdekaan adalah nikmat yang paling tinggi bagi manusia, sementara kemerdekaan bagi hamba sahaya telah dirampas. Maka Allah Yang Maha Bijaksana meringankan hukuman hamba sahaya dengan separoh dari hukuman orang yang merdeka.

إلَّا إذا قتل فيقتص منه بالقتل لأن القتل لا يتجزأ. فالتخفيف عليه رحمة من الشارع الحكيم ليكون ذلك جبرًا له على ما هو عليه من ذل الرق ومهانة الاستعباد. حتى يكون العدل أتم والرحمة أعم وقد ورد في البدائع ما يأتي:

Kecuali jika ia membunuh maka ia dihukum Qishas dengan hukum bunuh, sebab pembunuhan yang dilakukan oleh hamba tidak bisa dibedakan dengan pembunuhan yang dilakukan oleh orang yang merdeka. Jadi keringanan yang diberikan kepadanya adalah rahmat Allah Yang Maha Bijaksana sebagai pertolongan baginya dari hina dan rendahnya perbudakan. Sehingga keadilan lebih sempurna dan kerahmatan lebih merata. Telah disebutkan di dalam kitab Al Badai’ sebagai berikut:

قال الله تعالى: ﴿ فَإِذَا أَحْصِنَّ فَإِنْ أَتَيْنَ بِفَاحِشَةٍ فَعَلَيْهِنَّ نِصْفُ مَا عَلَى الْمُحْصَنَاتِ مِنَ الْعَذَابِ ﴾٢

Artinya: “Dan apabila mereka telah menjaga diri dengan kawin, kemudian mereka mengerjakan perbuatan yang keji (zina), maka atas mereka separoh hukuman dari hukuman wanita-wanita mereka yang bersuami”. (Al Nisaa 25).

وقد قيل في هذا الموضوع. إن العقوبة على قدر الجناية. والجناية تزداد بكمال حال الجاني وتنقص بنقصان حاله. والعبد أنقص حالاً من الحر لاختصاص الحر بنعمة الحرية فكانت جنايته أنقص ونقصان الجناية يوجب نقصان العقوبة.

Telah dikatakan pada bab ini bahwa hukuman itu disesuaikan dengan tingkat kejahatan. Kejahatan bertambah dengan bertambahnya keadaan orang yang berzina dan berkurang dengan berkurangnya orang yang berzina. Sementara budak jauh berkurang dibanding orang yang merdeka. Karena orang yang merdeka diberi nikmat yang khusus berupa kemerdekaan. Maka kejahatannyapun lebih sedikit dan sedikitnya kejahatan mengharuskan pengurangan hukuman.

ولأن الحكم ثبت على قدر العلة. هذا أمر معقول. إلَّا أن التنصيص بالتنصيف في غيره من المقادير ثبت شرعًا بقوله جلّ شأنه:

Sebab hukum itu ditetapkan sesuai dengan illatnya. Adalah masuk akal yang demikian itu. Tetapi ketentuan nash separoh hu- kuman itu juga ditetapkan untuk yang lain seperti firman Allah :

﴿ فَعَلَيْهِنَّ نِصْفُ مَا عَلَى الْمُحْصَنَاتِ مِنَ الْعَذَابِ ﴾۳

Artinya: “Maka atas mereka separoh hukuman dari hukuman wanita- wanita merdeka yang bersuami.” (Al-Nisa: 25).

وفي حد الشرب والسكر والقذف ثمانون جلدة في الحر وأربعون في العبد كما قلنا. وفي حد السرقة لا يختلف قدر الواجب بالرق والحرية لعموم قوله تبارك وتعالى:

Adapun hukum had karena minum khamr, mabuk, dan menuduh (orang lain berzina) adalah delapan puluh kali dera bagi orang yang merdeka, dan empat puluh kali dera bagi hamba sahaya sebagaimana telah kita katakan. Sedang hukuman had bagi pencuri, tingkat kewajibannya tidak ada perbedaan antara hamba sahaya dan orang yang merdeka. Firman Alla Ta’ala:

﴿ وَالسَّارِقُ وَالسَّارِقَةُ فَاقْطَعُوا أَيْدِيَهُمَا ﴾٤ ولا يختلف بالذكورة والأنوثة في شيء من الحدود لأنه خبير بأحوال عباده عليم بكل ما كان وما يكون

Artinya: “Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri, potonglah tangan keduanya”. (Al Maidah 38).


٢ (۲ و ٣) (٤) النساء: ٢٥

۳ (۲ و ٣) (٤) النساء: ٢٥

٤ (٥) المائدة : ۳۸

Share3Tweet2SendShareShare
Previous Post

Hikmah Hukum Had Karena Menuduh Orang Lain Berzina

Next Post

Hikmah Hukuman Bagi Pencuri

Muhammad Fariz Kasyidi

Muhammad Fariz Kasyidi

Artikel Terkait

Mimpi Melihat Pelangi: Apakah Ini Pertanda Hujan Rezeki atau Musibah?
Kajian Kitab

Tafsir Mimpi Melihat Tempat Membakar Dupa: Simbol Hiburan dan Penghibur Hati

by Muhammad Fariz Kasyidi
2024-11-19
0

Al-Muḥradhah (Tempat membakar dupa) - المحرضة المحرضة: والمحرضة٥ خادم يسلي الهموم. Al-Muḥradhah (Tempat membakar dupa): Al-muḥradhah adalah seorang pelayan yang...

Read moreDetails
Arti Mimpi Wangi-wangian: Simbol Kebaikan, Pertobatan, atau Bahaya?

Tafsir Mimpi Keluar Kain Lap dari Dubur: Pertanda Anak Yatim dan Kehilangan

2024-11-10

Hikmah Berlari Cepat Dalam Haji

2024-01-02

Hikmah Bacaan Keras dan Bacaan Pelan dalam Shalat

2023-12-17
Next Post

Hikmah Hukuman Bagi Pencuri

Hikmah Qishash dengan Hukum Bunuh atau Diyat (Denda)

Hikmah Diyat Kafir Zimmi

Hikmah Diyat Bagi Hamba Sahaya.

Please login to join discussion

© 2025 DH Tech - Daarul Hijrah Tech Kitab Kuning Digital.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • PDF
  • Qasidah
  • Doa-doa
  • Kajian Kitab
  • Tuntunan Ibadah
  • Apps
  • Artikel
  • Infografis
  • Khutbah
  • Manakib
  • Tanya Jawab Keislaman
  • Tentang Kami

© 2025 DH Tech - Daarul Hijrah Tech Kitab Kuning Digital.