• Backup Home
  • Home 2
  • Privacy Policy
  • Qasidah dan Shalawat Page
  • Rawi Simthud Duror dan Terjemah
  • Tentang Kami
  • Terms and Conditions
  • Home
Kitab Kuning Digital
No Result
View All Result
Wednesday, July 22, 2026
  • Home
  • Kajian Kitab
    • Hikmatut Tasyrif wa Falsafatuhu
    • Tafsir Mimpi Ibnu Sirin
    • Safiinatun Najaah
    • Taklim Muta`allim
  • Qasidah
  • PDF Kitab Kuning
  • Khutbah
  • Manakib
  • Shalat
  • Apps
  • Artikel
  • Tentang Kami
  • Home
  • Kajian Kitab
    • Hikmatut Tasyrif wa Falsafatuhu
    • Tafsir Mimpi Ibnu Sirin
    • Safiinatun Najaah
    • Taklim Muta`allim
  • Qasidah
  • PDF Kitab Kuning
  • Khutbah
  • Manakib
  • Shalat
  • Apps
  • Artikel
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
Kitab Kuning Digital
No Result
View All Result
  • PDF
  • Qasidah
  • Doa-doa
  • Kajian Kitab
  • Tuntunan Ibadah
  • Apps
  • Artikel
  • Infografis
  • Khutbah
  • Manakib
  • Tanya Jawab Keislaman
  • Tentang Kami

Memuliakan Ahli Al-Qur’an: Wujud Taqwa dan Cermin Kehormatan Diri

Kitab Kuning Digital by Kitab Kuning Digital
2025-07-22
in Artikel
Reading Time: 4 mins read
A A
0
3
SHARES
15
VIEWS
FacebookTwitterWhatsappTelegramLine

Di zaman ini, kita sering terpukau oleh popularitas, gelar akademik, atau pencapaian duniawi seseorang. Tapi Islam punya ukuran kehormatan yang jauh lebih tinggi dari sekadar dunia: kedekatan seseorang dengan Al-Qur’an.

Orang yang hidup dengan Al-Qur’an — membacanya, menghafalnya, mengamalkannya — bukanlah manusia biasa. Mereka adalah golongan istimewa. Maka, menghormati mereka adalah bagian dari menghormati Allah Subhanahu wa Ta’ala.


Menghormati Ahli Al-Qur’an adalah Bagian dari Taqwa

Allah berfirman:

ذَٰلِكَ وَمَنْ يُعَظِّمْ شَعَائِرَ اللَّهِ فَإِنَّهَا مِنْ تَقْوَى الْقُلُوبِ

“Dan barangsiapa mengagungkan syi’ar-syi’ar Allah, maka sesungguhnya itu timbul dari ketaqwaan hati.”
(QS Al-Hajj: 32)

Muliakan orang yang dekat dengan Al-Qur’an, karena mereka adalah syi’ar Allah yang hidup. Setiap ayat yang mereka hafal, setiap huruf yang mereka lantunkan, adalah bagian dari kalam-Nya.


Salah Satu Bentuk Mengagungkan Allah

Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّ مِنْ إِجْلَالِ اللهِ تَعَالَىٰ إِكْرَامُ ذِي الشَّيْبَةِ الْمُسْلِمِ، وَحَامِلِ الْقُرْآنِ غَيْرِ الْغَالِي فِيهِ وَالْجَافِي عَنْهُ، وَإِكْرَامُ ذِي السُّلْطَانِ الْمُقْسِطِ

“Sesungguhnya termasuk mengagungkan Allah adalah memuliakan muslim yang sudah tua, penghafal Al-Qur’an yang tidak melampaui batas dan tidak menyimpang darinya, serta pemimpin yang adil.”
(HR. Abu Dawud – Hasan)

Hormati mereka bukan karena pribadi semata, tapi karena di dada mereka ada kalamullah. Bahkan yang sudah beruban pun dimuliakan, apalagi yang menjadikan Al-Qur’an sebagai jalan hidup.


Memuliakan Sesuai Kedudukan

Dari Aisyah Radhiyallahu ‘anha:

أَمَرَنَا رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَنْ نُنَزِّلَ النَّاسَ مَنَازِلَهُمْ

“Rasulullah ﷺ memerintahkan kami untuk menempatkan manusia sesuai kedudukannya.”
(HR. Abu Dawud)

Ahli Qur’an memiliki kedudukan mulia di sisi Allah. Maka tempatkan mereka di posisi yang layak — dalam majelis, dalam pergaulan, dalam doa-doa kita.


Bahkan di Dalam Kubur pun Didahulukan

Ketika para syuhada Perang Uhud hendak dikuburkan, Rasulullah ﷺ bersabda:

“أَيُّهُمَا أَكْثَرُ أَخْذًا لِلْقُرْآنِ؟” فَإِنْ أُشِيرَ إِلَى أَحَدِهِمَا قَدَّمَهُ فِي اللَّحْدِ

“Siapa di antara mereka yang lebih banyak hafal Al-Qur’an?” Jika ditunjuk salah satu, beliau mendahulukannya di liang lahat.”
(HR. Bukhari)

Bahkan dalam kondisi wafat sekalipun, Al-Qur’an tetap memuliakan pemiliknya.


Hati-hati Menyakiti Mereka

Allah memperingatkan:

وَالَّذِينَ يُؤْذُونَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ بِغَيْرِ مَا اكْتَسَبُوا فَقَدِ احْتَمَلُوا بُهْتَانًا وَإِثْمًا مُبِينًا

“Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mukmin dan mukminat tanpa kesalahan, maka mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata.”
(QS Al-Ahzab: 58)

Apalagi jika yang disakiti adalah para pengemban Al-Qur’an. Dalam hadits Qudsi, Allah berfirman:

مَنْ آذَى لِي وَلِيًّا فَقَدْ آذَنْتُهُ بِالْحَرْبِ

“Barangsiapa menyakiti wali-Ku, maka Aku menyatakan perang kepadanya.”
(HR. Bukhari)


Para Ulama adalah Wali Allah

Imam Abu Hanifah dan Imam Syafi’i berkata:

إِنْ لَمْ يَكُنِ الْعُلَمَاءُ أَوْلِيَاءَ اللَّهِ فَلَيْسَ لِلَّهِ وَلِيٌّ

“Jika para ulama bukan wali Allah, maka Allah tidak punya wali.”

Imam Ibnu ‘Asakir mengingatkan:

لُحُوْمَ الْعُلَمَاءِ مَسْمُومَةٌ

“Daging para ulama itu beracun…”

Barangsiapa menjatuhkan kehormatan mereka, niscaya Allah akan menimpakan bencana kepada dirinya sebelum kematian: yaitu matinya hati.


Penutup: Hormatilah Mereka agar Allah Muliakan Kita

Menghormati ahli Al-Qur’an bukan sekadar adab — itu adalah bentuk ketaatan kepada Allah dan penjagaan terhadap warisan kenabian. Jangan biarkan lidah kita mencela mereka. Jangan abaikan mereka dalam majelis-majelis kita. Jangan remehkan mereka hanya karena penampilan atau status sosial.

فَلْيَحْذَرِ الَّذِينَ يُخَالِفُونَ عَنْ أَمْرِهِ، أَنْ تُصِيبَهُمْ فِتْنَةٌ، أَوْ يُصِيبَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ

“Maka hendaklah orang-orang yang menyalahi perintah-Nya takut akan ditimpa cobaan atau azab yang pedih.”
(QS An-Nur: 63)

Related

Share1Tweet1SendShareShare
Previous Post

Keagungan Membaca dan Menghidupkan Al-Qur’an: Pahala yang Tak Terhingga

Next Post

Panduan Mengajar dan Belajar Al-Qur’an: Menjaga Adab dalam Ilmu Wahyu

Kitab Kuning Digital

Kitab Kuning Digital

Penggiat Transformasi Digital keIslaman untuk mendukung Digitalisasi Kitab Kuning untuk pembelajaran masyarakat awam.

Artikel Terkait

Biografi Imam Nawawi (Muhyiddin Abu Zakaria Yahya bin Syaraf) – Kitab Al-Adzar
Artikel

Biografi Imam Nawawi (Muhyiddin Abu Zakaria Yahya bin Syaraf) – Kitab Al-Adzar

by Kitab Kuning Digital
2025-06-08
0

هو الإِمام الحافظ شيخ الإسلام محيي الدين أبو زكريا يحيى بن شرف بن مُرِّي بن حسن بن حسين بن محمد...

Read moreDetails

Memikul Beban Risalah: Dakwah, Mukjizat, dan Bukti Kenabian yang Nyata

2025-09-03
Sunnah ber-Takbir Pada Hari Raya

Sunnah ber-Takbir Pada Hari Raya

2025-03-30
Tanamkan Growth Mindset untuk Santri dan Anak Kita

Tanamkan Growth Mindset untuk Santri dan Anak Kita

2025-07-07
Next Post
Panduan Mengajar dan Belajar Al-Qur’an: Menjaga Adab dalam Ilmu Wahyu

Panduan Mengajar dan Belajar Al-Qur’an: Menjaga Adab dalam Ilmu Wahyu

Meluruskan Niat: Bahaya Menjadikan Ilmu Sebagai Jembatan Meraih Dunia

Meluruskan Niat: Bahaya Menjadikan Ilmu Sebagai Jembatan Meraih Dunia

Penyakit Hati Para Pendidik: Saat Murid Menjadi Ajang Kebanggaan

Penyakit Hati Para Pendidik: Saat Murid Menjadi Ajang Kebanggaan

Guru sebagai Teladan: Panduan Akhlak Mulia dalam Islam

Guru sebagai Teladan: Panduan Akhlak Mulia dalam Islam

Please login to join discussion

© 2025 DH Tech - Daarul Hijrah Tech Kitab Kuning Digital.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • PDF
  • Qasidah
  • Doa-doa
  • Kajian Kitab
  • Tuntunan Ibadah
  • Apps
  • Artikel
  • Infografis
  • Khutbah
  • Manakib
  • Tanya Jawab Keislaman
  • Tentang Kami

© 2025 DH Tech - Daarul Hijrah Tech Kitab Kuning Digital.