• Backup Home
  • Home 2
  • Privacy Policy
  • Qasidah dan Shalawat Page
  • Rawi Simthud Duror dan Terjemah
  • Tentang Kami
  • Terms and Conditions
  • Home
Kitab Kuning Digital
No Result
View All Result
Wednesday, September 2, 2026
  • Home
  • Kajian Kitab
    • Hikmatut Tasyrif wa Falsafatuhu
    • Tafsir Mimpi Ibnu Sirin
    • Safiinatun Najaah
    • Taklim Muta`allim
  • Qasidah
  • PDF Kitab Kuning
  • Khutbah
  • Manakib
  • Shalat
  • Apps
  • Artikel
  • Tentang Kami
  • Home
  • Kajian Kitab
    • Hikmatut Tasyrif wa Falsafatuhu
    • Tafsir Mimpi Ibnu Sirin
    • Safiinatun Najaah
    • Taklim Muta`allim
  • Qasidah
  • PDF Kitab Kuning
  • Khutbah
  • Manakib
  • Shalat
  • Apps
  • Artikel
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
Kitab Kuning Digital
No Result
View All Result
  • PDF
  • Qasidah
  • Doa-doa
  • Kajian Kitab
  • Tuntunan Ibadah
  • Apps
  • Artikel
  • Infografis
  • Khutbah
  • Manakib
  • Tanya Jawab Keislaman
  • Tentang Kami

Makkah dalam Islam: Sejarah, Kedudukan, dan Penyebutannya dalam Al-Qur’an

Kitab Kuning Digital by Kitab Kuning Digital
2025-04-29
in Artikel
Reading Time: 5 mins read
A A
0
15
SHARES
75
VIEWS
FacebookTwitterWhatsappTelegramLine

Dalam ajaran Islam, Makkah al-Mukarramah memegang peranan yang sangat penting dalam sejarah kenabian Nabi Muhammad SAW. Kota ini menjadi saksi turunnya wahyu pertama kepada Rasulullah SAW di Gua Hira, yang terletak di Jabal Nur, sekitar 6 km di luar pusat kota Makkah.

Sejarah mencatat bahwa dakwah Islam bermula dari kota ini. Nabi Muhammad SAW selama 13 tahun pertama kenabiannya berdakwah di Makkah, menghadapi berbagai tantangan dari kaum Quraisy. Karena itu, tidak berlebihan bila Makkah dikenal sebagai kota suci bersejarah.

Letak Geografis Makkah

Secara geografis, Makkah terletak di antara 39–40 derajat Bujur Timur. Menurut buku “1001 Fakta Dahsyat Mukjizat Kota Makkah” karya Asima Nur Salsabila, kota ini berjarak sekitar 600 km sebelah selatan Madinah dan sekitar 200 km timur laut dari Jeddah. Makkah berada di wilayah pegunungan tandus, dikelilingi oleh bukit-bukit berbatu.

Dalam Ensiklopedi Islam (Departemen Agama RI), disebutkan bahwa Makkah memiliki posisi geografis yang strategis pada zaman dahulu, karena terletak di jalur perdagangan penting antara Yaman dan Syam (Suriah).

Penyebutan Makkah dalam Alquran

Dalam Alquran, Allah SWT menyebut kota Makkah dengan beberapa istilah yang menegaskan kemuliaan dan kesuciannya:

1. Makkah

Allah SWT secara eksplisit menyebut kota ini dengan nama “Makkah” dalam surat Al-Fath ayat 24:

وَهُوَ الَّذِيْ كَفَّ اَيْدِيَهُمْ عَنْكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ عَنْهُمْ بِبَطْنِ مَكَّةَ مِنْۢ بَعْدِ اَنْ اَظْفَرَكُمْ عَلَيْهِمْ ۗوَكَانَ اللّٰهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ بَصِيْرًا

“Dialah (Allah) yang menahan tangan (mencegah) mereka dari (upaya menganiaya) kamu dan menahan tangan (mencegah) kamu dari (upaya menganiaya) mereka di tengah (kota) Makkah setelah Dia memenangkan kamu atas mereka. Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.”

Ayat ini merujuk pada peristiwa Perjanjian Hudaibiyah, di mana umat Islam dihalangi memasuki Makkah, namun akhirnya Allah memberikan kemenangan.

2. Bakkah

Makkah juga disebut dengan istilah “Bakkah”, sebagaimana dalam surat Ali Imran ayat 96:

اِنَّ اَوَّلَ بَيْتٍ وُّضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِيْ بِبَكَّةَ مُبٰرَكًا وَّهُدًى لِّلْعٰلَمِيْنَۚ

“Sesungguhnya rumah (ibadah) pertama yang dibangun untuk manusia adalah (Baitullah) yang (berada) di Bakkah (Makkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam.”

Menurut Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka, istilah “Bakkah” adalah nama kuno bagi Makkah. Sebagian ulama menjelaskan bahwa “Bakkah” merujuk khusus pada area sekitar Ka’bah, sedangkan “Makkah” mencakup seluruh kota.

Dalam Tafsir Ibnu Katsir, disebutkan bahwa Bakkah berarti “tempat berkumpulnya manusia” untuk beribadah.

Dalam Mufrodat Alfadhzul Qur`an karya Ar-raghib Al-Ashfahani disebutkan tentang Bakkah sebagai berikut

 بكة هي مكة عن مجاهد، وجعله نحو: سيد رأسه وسمده، وضربة لازب ولازم في كون الباء بدلا من الميم. قال عز وجل:

بَكَتٌ atau بَكَّةُ artinya adalah Makkah. Menurut Mujahid, dijadikannya kata bakkah menjadi makkah, sama seperti kalimat سَبَدَ رَأْسَهُ yang berarti mencukur kepalanya, menjadi سَمَدَهُ atau seperti kalimat وَضَرْبُهُ لَا زِبٌ menjadi لَازِمٌ Dimana pada perubahan kata diatas, huruf ba diganti dengan huruf mim. Allah عَزَّوَجَلَّ berfirman:

{ إِنَّ أَوَّلَ بَيْتٍ وُضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِي بِبَكَّةَ مُبَارَكًا } [آل عمران/96].

“Sesungguhnya rumah manusia pertama dibuat adalah di Makkah yang penuh berkah.” (QS. Ali ‘Imran [3]: 96).

وقيل: بطن مكة، وقيل: هي اسم المسجد، وقيل: هي البيت، وقيل: هي حيث الطواف (انظر: الدر المنثور 57/2) وسمي بذلك من التباك، أي: الازدحام؛ لأن الناس يزدحمون فيه للطواف، وقيل: سميت مكة بكة لأنها تبك أعناق الجبابرة إذا ألحدوا فيها بظلم.

Ada yang mengatakan bahwa maksud ayat tersebut adalah di jantung kota mekkah. Ada juga yang mengatakan bahwa itu adalah nama masjid, ada juga yang mengatakan bahwa itu adalah الْبَيْتُ (rumah Allah) dikatakan juga bahwa yang dimaksud rumah disana adalah tempat untuk berthawaf. Dinamakan meakkah dengan bakkah diambil dari akar katanya yaitu التَّبَاكِّ yang berarti berdesakan, karena di tempat itu orang-orang selalu berdesakan untuk melakukan thawaf. Ada juga yang mengatakan bahwa dinamakannya makkah dengan bakkah karena di tempat itu menjadikan pundak para penguasa tiran menjadi lelah atas perbuatan zhalimnya.

3. Ummul Qura

Allah SWT juga menyebut Makkah sebagai Ummul Qura (induk negeri-negeri) dalam surat Asy-Syura ayat 7:

وَكَذٰلِكَ اَوْحَيْنَآ اِلَيْكَ قُرْاٰنًا عَرَبِيًّا لِّتُنْذِرَ اُمَّ الْقُرٰى وَمَنْ حَوْلَهَا وَتُنْذِرَ يَوْمَ الْجَمْعِ لَا رَيْبَ فِيْهِ ۗفَرِيْقٌ فِى الْجَنَّةِ وَفَرِيْقٌ فِى السَّعِيْرِ

“Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Alquran yang berbahasa Arab agar engkau memberi peringatan kepada (penduduk) Ummul Qurā (Makkah) dan penduduk di sekitarnya serta memberi peringatan tentang hari berkumpul (kiamat) yang tidak diragukan keberadaannya. Segolongan masuk surga dan segolongan (lain) masuk neraka.”

Menurut Ibnu Qutaibah dan dikuatkan oleh Tafsir Al-Jalalayn, sebutan “Ummul Qura” menunjukkan Makkah sebagai pusat dan asal mula peradaban dunia Islam, tempat pertama yang dihormati dan dijadikan arah kiblat umat Muslim.

4. Al-Balad

Dalam surat Al-Balad ayat 1, Allah SWT berfirman:

لَآ اُقْسِمُ بِهٰذَا الْبَلَدِۙ

“Aku bersumpah demi negeri ini (Makkah).”

Dalam Tafsir Kementerian Agama Republik Indonesia, disebutkan bahwa sumpah Allah atas Makkah menunjukkan kemuliaan kota ini. Di sinilah Ka’bah berdiri sebagai qiblat seluruh umat Islam sejak zaman Nabi Ibrahim AS.

Sumpah dalam Alquran selalu mengandung makna pengagungan, dan ini menunjukkan betapa agungnya posisi Makkah dalam Islam.

Penutup

Demikianlah berbagai penyebutan kota Makkah dalam Alquran, masing-masing istilah memperlihatkan keutamaan, kesucian, dan kemuliaan kota ini sebagai pusat ibadah umat Islam.

Semoga Allah SWT memudahkan setiap Muslim untuk berziarah ke tanah suci ini, menggapai keberkahan dan meningkatkan ketakwaan. Aamiin.
Wallahu a’lam.

Related

Share6Tweet4SendShareShare
Previous Post

Air Limbah Bisa Dipakai Wudhu Lagi? Ini Penjelasan dan Fatwa MUI-nya

Next Post

Istri Menegur Suami Untuk Shalat ? Haruskah ?

Kitab Kuning Digital

Kitab Kuning Digital

Penggiat Transformasi Digital keIslaman untuk mendukung Digitalisasi Kitab Kuning untuk pembelajaran masyarakat awam.

Artikel Terkait

Doa Shalat Tahajud Lengkap Arab, Latin, dan Terjemah
Artikel

Doa Shalat Tahajud Lengkap Arab, Latin, dan Terjemah

by Kitab Kuning Digital
2025-04-07
0

Nabi Muhammad SAW pernah menjelaskan bahwa sepertiga malam terakhir menjadi waktu yang tepat untuk seseorang dalam berdoa, memohon, bermunajat, dan...

Read moreDetails
Komik Akhlaq Lil Banin Jilid 1 – كيف يحافظ التلميذ على أدوات المدرسة

Komik Akhlaq Lil Banin Jilid 1 – كيف يحافظ التلميذ على أدوات المدرسة

2026-08-22
Queef Itu Apa Sih? “Kentut” dari Miss V, Batalin Wudhu Gak Ya?

Queef Itu Apa Sih? “Kentut” dari Miss V, Batalin Wudhu Gak Ya?

2025-04-17
Komik Akhlaq Lil Banin Jilid 1 – يَجِبُ أَنْ يَتَأَدَّبَ الْوَلَدُ مِنْ صِغَرِهِ

Komik Akhlaq Lil Banin Jilid 1 – يَجِبُ أَنْ يَتَأَدَّبَ الْوَلَدُ مِنْ صِغَرِهِ

2026-07-29
Next Post
Istri Menegur Suami Untuk Shalat ? Haruskah ?

Istri Menegur Suami Untuk Shalat ? Haruskah ?

Yuk, Awali dan Akhiri Hari dengan Doa Pagi dan Petang

Yuk, Awali dan Akhiri Hari dengan Doa Pagi dan Petang

Tata Cara Shalat Dhuha, Niat, Bacaan, dan Doa Shalat Dhuha Lengkap Terjemah

Tata Cara Shalat Dhuha, Niat, Bacaan, dan Doa Shalat Dhuha Lengkap Terjemah

Adab dan Doa Menjenguk Orang Sakit

Adab dan Doa Menjenguk Orang Sakit

Please login to join discussion

© 2025 DH Tech - Daarul Hijrah Tech Kitab Kuning Digital.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • PDF
  • Qasidah
  • Doa-doa
  • Kajian Kitab
  • Tuntunan Ibadah
  • Apps
  • Artikel
  • Infografis
  • Khutbah
  • Manakib
  • Tanya Jawab Keislaman
  • Tentang Kami

© 2025 DH Tech - Daarul Hijrah Tech Kitab Kuning Digital.