• Backup Home
  • Home 2
  • Privacy Policy
  • Qasidah dan Shalawat Page
  • Rawi Simthud Duror dan Terjemah
  • Tentang Kami
  • Terms and Conditions
  • Home
Kitab Kuning Digital
No Result
View All Result
Sunday, July 19, 2026
  • Home
  • Kajian Kitab
    • Hikmatut Tasyrif wa Falsafatuhu
    • Tafsir Mimpi Ibnu Sirin
    • Safiinatun Najaah
    • Taklim Muta`allim
  • Qasidah
  • PDF Kitab Kuning
  • Khutbah
  • Manakib
  • Shalat
  • Apps
  • Artikel
  • Tentang Kami
  • Home
  • Kajian Kitab
    • Hikmatut Tasyrif wa Falsafatuhu
    • Tafsir Mimpi Ibnu Sirin
    • Safiinatun Najaah
    • Taklim Muta`allim
  • Qasidah
  • PDF Kitab Kuning
  • Khutbah
  • Manakib
  • Shalat
  • Apps
  • Artikel
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
Kitab Kuning Digital
No Result
View All Result
  • PDF
  • Qasidah
  • Doa-doa
  • Kajian Kitab
  • Tuntunan Ibadah
  • Apps
  • Artikel
  • Infografis
  • Khutbah
  • Manakib
  • Tanya Jawab Keislaman
  • Tentang Kami

Masuk Masjid Saat Adzan Jumat, Shalat Sunah atau Menunggu Adzan?

Kitab Kuning Digital by Kitab Kuning Digital
2023-12-11
in Shalat
Reading Time: 2 mins read
A A
0
8
SHARES
39
VIEWS
FacebookTwitterWhatsappTelegramLine

Beberapa bulan lalu ada kiriman yang isinya daftar kesalahan tata cara shalat Jum’at. Diantaranya kebiasaan makmum di masjid kita, mereka berdiri menunggu selesainya Adzan, baru shalat Sunnah. Menurut ustadz Salafi cara ini salah, mestinya langsung shalat Tahiyat, tidak perlu berdiri.

Kita berdiri menunggu selesainya Adzan, karena tidak mau melewatkan keutamaan menjawab Adzan dan doanya. Seperti dalam hadis:

ﻋﻦ ﻋﺒﺪ اﻟﻠﻪ ﺑﻦ ﻋﻤﺮﻭ ﺑﻦ اﻟﻌﺎﺹ، ﺃﻧﻪ ﺳﻤﻊ اﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻳﻘﻮﻝ: «ﺇﺫا ﺳﻤﻌﺘﻢ اﻟﻤﺆﺫﻥ، ﻓﻘﻮﻟﻮا ﻣﺜﻞ ﻣﺎ ﻳﻘﻮﻝ ﺛﻢ ﺻﻠﻮا ﻋﻠﻲ، ﻓﺈﻧﻪ ﻣﻦ ﺻﻠﻰ ﻋﻠﻲ ﺻﻼﺓ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﺑﻬﺎ ﻋﺸﺮا، ﺛﻢ ﺳﻠﻮا اﻟﻠﻪ ﻟﻲ اﻟﻮﺳﻴﻠﺔ، ﻓﺈﻧﻬﺎ ﻣﻨﺰﻟﺔ ﻓﻲ اﻟﺠﻨﺔ، ﻻ ﺗﻨﺒﻐﻲ ﺇﻻ ﻟﻌﺒﺪ ﻣﻦ ﻋﺒﺎﺩ اﻟﻠﻪ، ﻭﺃﺭﺟﻮ ﺃﻥ ﺃﻛﻮﻥ ﺃﻧﺎ ﻫﻮ، ﻓﻤﻦ ﺳﺄﻝ ﻟﻲ اﻟﻮﺳﻴﻠﺔ ﺣﻠﺖ ﻟﻪ اﻟﺸﻔﺎﻋﺔ»

Dari Abdullah bin Amr Bin Ash bahwa Nabi bersabda: “Jika kalian mendengar orang adzan maka ucapkanlah seperti yang dikatakannya, lalu bacalah Shalawat kepadaku. Sebab barang siapa bershalawat kepadaku satu kali maka Allah memberinya Rahmat 10 kali. Lalu Mintalah kepada Allah maqam wasilah untuk ku, sebab wasilah adalah tempat di surga yang tidak layak bagi seseorang diantara hamba Allah. Aku berharap Akulah orang itu. Barangsiapa yang meminta untukku maqam wasilah maka ia mendapatkan Syafaat” (HR Muslim)

Lalu baru shalat Sunnah Tahiyat Masjid:

ﻋﻦ ﺃﺑﻲ ﻗﺘﺎﺩﺓ – ﺻﺎﺣﺐ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ – ﻗﺎﻝ: ﺩﺧﻠﺖ اﻟﻤﺴﺠﺪ ﻭﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﺟﺎﻟﺲ ﺑﻴﻦ ﻇﻬﺮاﻧﻲ اﻟﻨﺎﺱ، ﻗﺎﻝ: ﻓﺠﻠﺴﺖ، ﻓﻘﺎﻝ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ: «ﻣﺎ ﻣﻨﻌﻚ ﺃﻥ ﺗﺮﻛﻊ ﺭﻛﻌﺘﻴﻦ ﻗﺒﻞ ﺃﻥ ﺗﺠﻠﺲ؟» ﻗﺎﻝ: ﻓﻘﻠﺖ: ﻳﺎ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺭﺃﻳﺘﻚ ﺟﺎﻟﺴﺎ ﻭاﻟﻨﺎﺱ ﺟﻠﻮﺱ، ﻗﺎﻝ: «ﻓﺈﺫا ﺩﺧﻞ ﺃﺣﺪﻛﻢ اﻟﻤﺴﺠﺪ، ﻓﻼ ﻳﺠﻠﺲ ﺣﺘﻰ ﻳﺮﻛﻊ ﺭﻛﻌﺘﻴﻦ»

Dari Abu qotadah sahabat nabi, ia berkata: “Aku masuk ke masjid sementara Rasulullah diantara para sahabat, lalu aku duduk dan nabi bersabda: “Mengapa kamu tidak sholat 2 rokaat sebelum duduk?” Aku menjawab: “Wahai Nabi, aku melihatmu duduk, para sahabat juga duduk“. Maka Nabi bersabda: “Jika ada diantara kalian masuk ke dalam masjid maka jangan duduk dahulu sebelum sholat dua rokaat” (HR Muslim)

Imam Nawawi berkata:

ﻓﻴﻪ اﺳﺘﺤﺒﺎﺏ ﺗﺤﻴﺔ اﻟﻤﺴﺠﺪ ﺑﺮﻛﻌﺘﻴﻦ ﻭﻫﻲ ﺳﻨﺔ ﺑﺈﺟﻤﺎﻉ اﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦ … ﻭﻓﻴﻪ اﻟﺘﺼﺮﻳﺢ ﺑﻜﺮاﻫﺔ اﻟﺠﻠﻮﺱ ﺑﻼ ﺻﻼﺓ ﻭﻫﻲ ﻛﺮاﻫﺔ ﺗﻨﺰﻳﻪ ﻭﻓﻴﻪ اﺳﺘﺤﺒﺎﺏ اﻟﺘﺤﻴﺔ ﻓﻲ ﺃﻱ ﻭﻗﺖ ﺩﺧﻞ ﻭﻫﻮ ﻣﺬﻫﺒﻨﺎ ﻭﺑﻪ ﻗﺎﻝ ﺟﻤﺎﻋﺔ

Hadis ini menjelaskan anjuran shalat sunnah dua rakaat, hukumnya adalah sunnah berdasarkan ijma’ umat Islam… Hadits ini juga menjelaskan makruhnya duduk di masjid sebelum shalat, itu makruh tanzih, dan boleh melaksanakan sholat tahiyat kapan saja ini adalah madzhab kita Syafi’iyah” (Syarah Muslim)

Dengan demikian kita mengamalkan 2 keutamaan hadis; menjawab Adzan dan Tahiyat Masjid. Cara pandang ini pula yang disampaikan oleh Ulama Salafi di Saudi dalam fatwanya:

Related

Tags: IbadahMasjidShalatShalat jumatShalat QabliyahShalat tahiyatTahiyat MasjidTuntunan Ibadah
Share3Tweet2SendShareShare
Previous Post

Shalat Gerhana Bulan Setelah Subuh

Next Post

Orang Fasik menjadi Imam Shalat Tarawih

Kitab Kuning Digital

Kitab Kuning Digital

Penggiat Transformasi Digital keIslaman untuk mendukung Digitalisasi Kitab Kuning untuk pembelajaran masyarakat awam.

Artikel Terkait

Shalat Witir 2 kali dalam Semalam, Bolehkah?
Shalat

Shalat Witir 2 kali dalam Semalam, Bolehkah?

by Kitab Kuning Digital
2023-12-11
0

LADUNI.ID I SHALAT- Shalat witir pada dasarnya tidak disunatkan berjamaah, kecuali pada bulan ramadhan,lantas ketika seseorang telah melakukan witir bersamaan dengan tarawih berjamaah,...

Read moreDetails
Shalat Jum’at Sebagai Pengganti Shalat Zhuhur bagi Wanita

Shalat Jum’at Sebagai Pengganti Shalat Zhuhur bagi Wanita

2023-12-11
Penjelasan Doa Qunut dan Qunut Nazilah

Penjelasan Doa Qunut dan Qunut Nazilah

2023-12-11
Tata Cara Sholat Dhuha dan Doanya

Tata Cara Sholat Dhuha dan Doanya

2023-12-11
Next Post
Orang Fasik menjadi Imam Shalat Tarawih

Orang Fasik menjadi Imam Shalat Tarawih

Shalat Ghaib di dalam Satu Negara dengan Mayat

Shalat Ghaib di dalam Satu Negara dengan Mayat

Beberapa Keterangan Soal Shalat Idul Adha

Beberapa Keterangan Soal Shalat Idul Adha

Imam Lupa Takbir Sunat Shalat ‘Ied dan Mengulanginya, Batalkah Shalatnya?

Imam Lupa Takbir Sunat Shalat 'Ied dan Mengulanginya, Batalkah Shalatnya?

© 2025 DH Tech - Daarul Hijrah Tech Kitab Kuning Digital.

No Result
View All Result
  • PDF
  • Qasidah
  • Doa-doa
  • Kajian Kitab
  • Tuntunan Ibadah
  • Apps
  • Artikel
  • Infografis
  • Khutbah
  • Manakib
  • Tanya Jawab Keislaman
  • Tentang Kami

© 2025 DH Tech - Daarul Hijrah Tech Kitab Kuning Digital.