• Backup Home
  • Home 2
  • Privacy Policy
  • Qasidah dan Shalawat Page
  • Rawi Simthud Duror dan Terjemah
  • Tentang Kami
  • Terms and Conditions
  • Home
Kitab Kuning Digital
No Result
View All Result
Sunday, October 18, 2026
  • Home
  • Kajian Kitab
    • Hikmatut Tasyrif wa Falsafatuhu
    • Tafsir Mimpi Ibnu Sirin
    • Safiinatun Najaah
    • Taklim Muta`allim
  • Qasidah
  • PDF Kitab Kuning
  • Khutbah
  • Manakib
  • Shalat
  • Apps
  • Artikel
  • Tentang Kami
  • Home
  • Kajian Kitab
    • Hikmatut Tasyrif wa Falsafatuhu
    • Tafsir Mimpi Ibnu Sirin
    • Safiinatun Najaah
    • Taklim Muta`allim
  • Qasidah
  • PDF Kitab Kuning
  • Khutbah
  • Manakib
  • Shalat
  • Apps
  • Artikel
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
Kitab Kuning Digital
No Result
View All Result
  • PDF
  • Qasidah
  • Doa-doa
  • Kajian Kitab
  • Tuntunan Ibadah
  • Apps
  • Artikel
  • Infografis
  • Khutbah
  • Manakib
  • Tanya Jawab Keislaman
  • Tentang Kami

Orang Fasik menjadi Imam Shalat Tarawih

Kitab Kuning Digital by Kitab Kuning Digital
2023-12-11
in Shalat
Reading Time: 2 mins read
A A
0
13
SHARES
63
VIEWS
FacebookTwitterWhatsappTelegramLine

Shalat Tarawih Bermakmum Kepada Imam yang Fasik

Pertanyaan :

Sahkah salat tarawih bermakmum pada imam yang biasa meninggalkan shalat fardhu?, Atau tidak?.

Jawab :

Sah bermakmum pada orang yang demikian, tetapi makruh karena ia fasik dengan membiasakan meninggalkan shalat fardhu, dan ia (imam) haram mengerjakan shalat seperti tarawih dan lain-lain.

Keterangan, dalam kitab:

  1. Fath al-Mu’in [1]

(وَكُرِهَ) اقْتِدَاءٌ (بِفَاسِقٍ وَمُبْتَدِعٍ)

Makruh makmum di belakang orang fasik dan pelaku bid’ah.

  1. I’anah Thalibin [2]

(قَوْلُهُ وَأَنَّهُ يَحْرُمُ عَلَيْهِ التَطَوُّعُ) أَيْ مَعَ صِحَّتِهِ

Dan orang yang mempunyai kewajiban qadha shalat fardhu tanpa udzur haram shalat sunah, maksudnya besertaan keabsahannya.

[1] Zainuddin al-Malibari, Fath al-Mu’in pada I’anah al-Thalibin, (Singapura: Sulaiman Mar’i, t .th). Jilid II, h. 47.

[2] Abu Bakar bin Muhammad Syaththa al-Dimyathi, I’anah al-Thalibin, (Beirut: Dar al-Fikr, t.th). Juz I, h. 23.

Sumber: Ahkamul Fuqaha no. 180 KEPUTUSAN MUKTAMAR NAHDLATUL ULAMA KE-10 Di Surakarta Pada Tanggal 10 Muharram 1354 H. / April 1935 M.

Tags: FaikIbadahImam ShalatOrang Fasik Jadi Imam ShalatShalatShalat TarawihTuntunan Ibadah
Share5Tweet3SendShareShare
Previous Post

Masuk Masjid Saat Adzan Jumat, Shalat Sunah atau Menunggu Adzan?

Next Post

Shalat Ghaib di dalam Satu Negara dengan Mayat

Kitab Kuning Digital

Kitab Kuning Digital

Penggiat Transformasi Digital keIslaman untuk mendukung Digitalisasi Kitab Kuning untuk pembelajaran masyarakat awam.

Artikel Terkait

Shalat Gerhana Bulan Setelah Subuh
Shalat

Shalat Gerhana Bulan Setelah Subuh

by Kitab Kuning Digital
2023-12-11
0

Sesuai analisa ilmu astronomi akan terjadi gerhana bulan total terlama, Sabtu 28 Juli. Mulai lewat tengah malam sampai lebih dari...

Read moreDetails
Hukum Perempuan yang Keluar dari Rumah untuk Mengikuti Sholat Ied

Hukum Perempuan yang Keluar dari Rumah untuk Mengikuti Sholat Ied

2023-12-11
Hukum Mendirikan Sholat Jum’at Lebih dari Satu Kali

Hukum Mendirikan Sholat Jum’at Lebih dari Satu Kali

2023-12-11
Manfaat Sholat Tasbih

Manfaat Sholat Tasbih

2023-12-11
Next Post
Shalat Ghaib di dalam Satu Negara dengan Mayat

Shalat Ghaib di dalam Satu Negara dengan Mayat

Beberapa Keterangan Soal Shalat Idul Adha

Beberapa Keterangan Soal Shalat Idul Adha

Imam Lupa Takbir Sunat Shalat ‘Ied dan Mengulanginya, Batalkah Shalatnya?

Imam Lupa Takbir Sunat Shalat 'Ied dan Mengulanginya, Batalkah Shalatnya?

Hukum Mendirikan Sholat Jum’at Lebih dari Satu Kali

Hukum Mendirikan Sholat Jum’at Lebih dari Satu Kali

© 2025 DH Tech - Daarul Hijrah Tech Kitab Kuning Digital.

No Result
View All Result
  • PDF
  • Qasidah
  • Doa-doa
  • Kajian Kitab
  • Tuntunan Ibadah
  • Apps
  • Artikel
  • Infografis
  • Khutbah
  • Manakib
  • Tanya Jawab Keislaman
  • Tentang Kami

© 2025 DH Tech - Daarul Hijrah Tech Kitab Kuning Digital.