Ngantuk – النعاس
النعاس: النعاس أمن لقوله عز وجل: ﴿إِذْ يُغَشِّيكُمُ النُّعَاسَ أَمَنَةً مِّنْهُ﴾٢.
Ngantuk: Ngantuk adalah keamanan, sebagaimana firman Allah Ta’ala: “(Ingatlah), ketika Allah membuat kamu mengantuk untuk memberi ketentraman dari-Nya.” (Al-Anfal: 11).
والنوم غفلة وقد قال النبي ﷺ: «الناس نيام فإذا ماتوا انتبهوا».
Dan tidur adalah kelalaian. Nabi ﷺ bersabda: “Manusia itu sedang tidur, lalu ketika mereka mati mereka bangun.”
وورد في الدعاء نبهنا من نوم الغافلين.
Dan dalam doa disebutkan: “Bangunkankan kami dari tidur orang-orang yang lalai.”
ومن رأى كأنه مستلق على قفاه قوي أمره، وأقبلت دولته، وصارت الدنيا تحت يده، لأن الأرض مسند قوي.
Barangsiapa melihat dalam mimpinya seakan-akan ia sedang berbaring telentang, maka kuatlah urusannya, dan datanglah kejayaannya, dan dunia berada di bawah kekuasaannya, karena bumi adalah sandaran yang kuat.
ومن استلقى على قفاه وكان فمه منفتحًا فخرج منه أرغفة فإن تدبيره ينتفض ودولته تزول ويفوز بأمره غيره.
Barangsiapa berbaring telentang dan mulutnya terbuka sehingga keluarlah roti dari dalamnya, maka urusannya akan berantakan, kejayaannya akan hilang, dan orang lain akan meraih kesuksesannya.
فإن رأى كأنه منبطح فإنه يذهب ماله وتضعف قوته ولا يشعر بجري الأحوال، ولا يدري كيف تصرف الأمور وذلك أنه إن نام على هذه الصفة جعل وجهه في الأرض فلا يدري ما وراءه.
Jika ia melihat seakan-akan ia sedang tengkurap, maka akan habis hartanya, melemahlah kekuatannya, ia tidak menyadari berjalannya keadaan, dan ia tidak tahu bagaimana urusan-urusan dikelola. Hal ini karena jika ia tidur dalam posisi ini, maka wajahnya menghadap ke tanah sehingga ia tidak tahu apa yang ada di belakangnya.
والانتباه من النوم يدل على حركة الجسد وإقباله.
Bangun dari tidur menunjukkan pergerakan tubuh dan kedatangannya.
وقال القيرواني: إن النوم على البطن ظفر بالأرض والمال والأهل والولد. والرقاد على الظهر تشتيت وذلة وموت.
Al-Qairawani berkata: Tidur tengkurap adalah pertanda mendapatkan tanah, harta, istri, dan anak. Tidur telentang adalah pertanda kehancuran, kehinaan, dan kematian.
وربما دل على فراغ الأعمال والراحة من الأحزان إذا كان حامدًا الله عز وجل. والنوم على الجنب خبر أو مرض أو موت.
Dan mungkin menunjuk pada kelonggaran pekerjaan dan kelegaan dari kesedihan jika ia memuji Allah Ta’ala. Tidur miring adalah pertanda kabar, sakit, atau kematian.
ومن رأى أنه مضطجع تحت أشجار كثر نسله وولده.
Barangsiapa melihat bahwa ia berbaring di bawah pohon, maka banyaklah keturunan dan anaknya.
٢ سورة الأنفال، الآية: ١١.
Kitab Tafsir Ahlam – Ibnu Sirin Halaman 364 Cetakan Daarul Ma’rifah 2002
Jika menemukan kesalahan ketik, baris, terjemah, dan makna silahkan email kami di [email protected]
#tafsirmimpi #tafsirmimpiibnusirin #ibnusirin #tafsirahlam #ahlam #tafsirmimpiibnusirin #mimpi #ngantuk









