Es – البرد
البرد: وأما البَرَد فإن كان في أماكن الزرع والنبات ولم يفسد شيئًا ولا ضر أحدًا فإنه خصب وخير، وقد يدل على المن والجراد الذي لا يضر، وعلى القطار والعصفور، فكيف إن كان الناس عند ذلك يلتقطونه في الأوعية، ويجمعونه في الأسقية، وكذلك الثلج أو الجليد، فإنها فوائد وغلات وثمار وغنائم ودراهم بيض، وإن أضر البرد بالزرع أو بالناس، أو كان على الدور والمحلات فإنه جوائح وأغرام ترمى على الناس، أو جدري وحبوب وقروح تَجتمع وتذوب.
Es: Adapun es, jika berada di tempat tanaman tumbuh dan tidak merusak apa pun atau membahayakan siapa pun, maka itu adalah kesuburan dan kebaikan. Dan itu bisa menandakan manna dan belalang yang tidak berbahaya, serta burung merpati dan burung pipit. Apalagi jika orang-orang pada saat itu mengumpulkannya ke dalam wadah dan menyimpannya di dalam bejana, begitu pula salju atau es, maka itu adalah manfaat, kelimpahan, buah-buahan, rampasan, dan uang perak. Jika es merusak tanaman atau orang-orang, atau berada di atas rumah dan tempat-tempat, maka itu adalah bencana dan kerugian yang menimpa orang-orang, atau cacar air, bisul, dan luka yang berkumpul dan meleleh.
وأما من حمل البرد في منخل أو ثوب أو فيما لا يحصل الماء فيه، فإن كان غنيًا ذاب كسبه، وإن كان له بضاعة في البحر خيف عليها، وإن كان فقيرًا فجميع ما يستفيده لا بقاء له عنده، ولا يدخر لدهره شيئًا منه.
Adapun barangsiapa yang membawa es dalam ayakan, kain, atau dalam sesuatu yang tidak menampung air, jika ia kaya, maka hartanya akan lenyap. Jika ia memiliki barang dagangan di laut, maka barangnya dikhawatirkan akan rusak. Jika ia miskin, maka semua yang ia peroleh tidak akan bertahan lama padanya, dan ia tidak akan menyimpan apa pun darinya untuk masa depannya.
ومن أصاب من البَرَد شيئًا معدودًا فإنه يصيب مالًا ولؤلؤًا وقيل: إذا نزل من السماء تعذيب من السلطان للناس وأخذ أموالهم.
Barangsiapa yang mendapatkan es dalam jumlah tertentu, maka ia akan mendapatkan harta dan mutiara. Dan dikatakan, jika es turun dari langit, maka itu adalah siksaan dari penguasa terhadap manusia dan pengambilan harta mereka.
وأما من رأى أنه أصابه برد فإنه فقر، وإن اصطلى٢ بنار أو مجمرة أو بدخان فإنه يفتقر للسعي في عمل السلطان، ويكون فيه مخاطرة وهوان، وإن كان ما يصطلي به نارًا تشتعل فإنه يعمل عمل السلطان.
Adapun barangsiapa yang melihat dirinya terkena es, maka ia akan miskin. Dan jika ia terbakar oleh api, bara api, atau asap, maka ia akan berusaha untuk bekerja pada penguasa dan akan menghadapi risiko dan kehinaan di dalamnya. Jika benda yang membakarnya adalah api yang menyala, maka ia akan bekerja pada penguasa.
فإن كان جمرًا فإنه يلتمس مال يتيم، وإن اصطلى بدخان فإنه يلقي نفسه في هول. وقال بعضهم: إن البرد فعل بارد، ويدل في المسافر على أن سفره لا يتم وأموره باردة.
Jika itu bara api, maka ia akan mencari harta yatim. Dan jika ia terbakar asap, maka ia akan melemparkan dirinya ke dalam bahaya. Dan sebagian orang mengatakan, bahwa es memiliki efek dingin dan menandakan dalam perjalanan bahwa perjalanannya tidak akan selesai dan urusannya dingin.
٢ اصطلى: أصاب دفء منها.
Kitab Tafsir Ahlam – Ibnu Sirin Halaman 53 Cetakan Daarul Ma’rifah 2002
Jika menemukan kesalahan ketik, baris, terjemah, dan makna silahkan email kami di [email protected]
#tafsirmimpi #tafsirmimpiibnusirin #ibnusirin #tafsirahlam #ahlam #tafsirmimpiibnusirin #mimpi #es #esbatu #mimpies









