• Backup Home
  • Home 2
  • Privacy Policy
  • Qasidah dan Shalawat Page
  • Rawi Simthud Duror dan Terjemah
  • Tentang Kami
  • Terms and Conditions
  • Home
Kitab Kuning Digital
No Result
View All Result
Monday, October 19, 2026
  • Home
  • Kajian Kitab
    • Hikmatut Tasyrif wa Falsafatuhu
    • Tafsir Mimpi Ibnu Sirin
    • Safiinatun Najaah
    • Taklim Muta`allim
  • Qasidah
  • PDF Kitab Kuning
  • Khutbah
  • Manakib
  • Shalat
  • Apps
  • Artikel
  • Tentang Kami
  • Home
  • Kajian Kitab
    • Hikmatut Tasyrif wa Falsafatuhu
    • Tafsir Mimpi Ibnu Sirin
    • Safiinatun Najaah
    • Taklim Muta`allim
  • Qasidah
  • PDF Kitab Kuning
  • Khutbah
  • Manakib
  • Shalat
  • Apps
  • Artikel
  • Tentang Kami
No Result
View All Result
Kitab Kuning Digital
No Result
View All Result
  • PDF
  • Qasidah
  • Doa-doa
  • Kajian Kitab
  • Tuntunan Ibadah
  • Apps
  • Artikel
  • Infografis
  • Khutbah
  • Manakib
  • Tanya Jawab Keislaman
  • Tentang Kami

Hukum Khatib yang Berhadast di Tengah Khutbah

Kitab Kuning Digital by Kitab Kuning Digital
2023-12-11
in Shalat
Reading Time: 2 mins read
A A
0
10
SHARES
51
VIEWS
FacebookTwitterWhatsappTelegramLine

LADUNI.ID, Salah satu syarat seorang khatib adalah suci dari hadast, baik hadast besar maupun hadast kecil. (Al-Iqna, hal. 253, Kifayatul Akhyar, hal. 121)

Mengapa demikian? Karena ulama menyamakan khutbah Jum’at dengan shalat, sehingga syarat-syaratnya sama. Misalnya menutup aurat, suci tempat dan pakaian, dan seterusnya (Nihatayul Muhtaj, juz 2, hal. 311).

Meskipun ada ulama lain, yang menyebutkan bahwa khutbah bukan sama dengan shalat, tetapi dengan dzikir. Karena itu sunnah saja bagi khotib untuk suci dari hadast. Sebab bagi orang yang berhadast besar atau kecil tidak berhalangan untuk dzikir. Karena itu, khatib yang berhadast tidak membatalkan khutbahnya. (Al-Badai’, juz 1, 263)

Nah, tetapi di sini yang diikuti adalah yang mensyaratkan khatib harus suci dari hadast, sebagaimana shalat. Maka jika di tengah khutbah, khotib keluar angin misalnya, maka khutbahnya menjadi batal. Lalu apa yang harus dilakukan?

Diqiyaskan kepada shalat, maka harus dipilih ganti untuk meneruskan khutbah. Khatib tidak boleh meneruskan khutbahnya karena telah batal.

Tetapi syaratnya bahwa yang menggantikan adalah jama’ah yang mengikuti khutbah dari awal. Sekali lagi yang mengikuti khutbah dari awal. Karena itu jama’ah yang berada di dekat mimbar, bisa dipilih, karena biasanya hadir lebih awal sehingga mengikuti khutbah dari awal.

Khutbah pengganti ini bertugas melanjutkan apa yang terputus dari khotib. Jika yang terputus adalah di khutbah yang pertama, baru membaca hamdalah dan shalawat, maka tinggal ditambah pesan taqwa, membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an dan doa. (Al-Badai’, juz 1, hal. 265, Al-Mughni juz 2, 307)

Jadi bukan khotibnya diminta berwudlu dulu ke belakang baru dilanjutkan. Ini tidak sah. Sebab tidak boleh ada dua kali bersuci untuk shalat, demikian pula dalam khutbah.

Demikian, moga berkenan

Wallahu a’lam bish-shawab

Sumber : Situs Ar Rahmah

Tags: IbadahKhatibKhatib Berhadast ditengah KhutbahKhutbahShalatTuntunan Ibadah
Share4Tweet3SendShareShare
Previous Post

Bacaan Doa Lengkap Usai Shalat Dhuha

Next Post

Khutbah Idul Fitri 1443 H: Idul Fitri Momentum Perubahan Pribadi Lebih Berkarakter Islami

Kitab Kuning Digital

Kitab Kuning Digital

Penggiat Transformasi Digital keIslaman untuk mendukung Digitalisasi Kitab Kuning untuk pembelajaran masyarakat awam.

Artikel Terkait

Sengsaranya Malam Pertama, Hiasilah dengan Shalat Hadiah Mayit
Shalat

Sengsaranya Malam Pertama, Hiasilah dengan Shalat Hadiah Mayit

by Kitab Kuning Digital
2023-12-11
0

LADUNI.ID I HIKMAH- Kita sebagai makhluk yang sempurna dan merupakan khalifah di muka bumi tentunya  namanya hidup sesuatu yang harus...

Read moreDetails
Bacaan Bilal Sholat Jumat

Bacaan Bilal Sholat Jumat

2023-12-11
Sholat Istikharoh dan Waktunya

Sholat Istikharoh dan Waktunya

2023-12-11
Rukun Khutbah Idul Fitri

Rukun Khutbah Idul Fitri

2023-12-11
Next Post
Khutbah Idul Fitri 1443 H: Idul Fitri Momentum Perubahan Pribadi Lebih Berkarakter Islami

Khutbah Idul Fitri 1443 H: Idul Fitri Momentum Perubahan Pribadi Lebih Berkarakter Islami

Durusul Fiqhiyah 2

Durusul Fiqhiyah 2

Asmaul Husna

Asmaul Husna

List Download PDF Kitab Kuning Digital

List Download PDF Kitab Kuning Digital

© 2025 DH Tech - Daarul Hijrah Tech Kitab Kuning Digital.

No Result
View All Result
  • PDF
  • Qasidah
  • Doa-doa
  • Kajian Kitab
  • Tuntunan Ibadah
  • Apps
  • Artikel
  • Infografis
  • Khutbah
  • Manakib
  • Tanya Jawab Keislaman
  • Tentang Kami

© 2025 DH Tech - Daarul Hijrah Tech Kitab Kuning Digital.